Sosok Ustaz Rahim Mayau, Pendiri Pesantren Kampung Al Quran Raudhah Indonesia
"Saya mulanya gelisah, karena kenapa kurang yang membaca. Di lorong ini hanya saya yang berlangganan koran"
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana tentram terasa dari setiap rumah di lorong di perumahan Mangga Tiga, Paccerakkang, Daya.
Lantunan ayat suci Al Quran ramai terdengar sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa nampak asyik membaca Al Quran di teras rumah masing-masing.
Inilah Pesantren Kampung Al-Quran Raudhah Indonesia
Kampung ini menjadi tempat pesantren tanpa pondok.
Setiap rumah menjadi Sanggar Cinta Al Quran
Sanggar ini membina para santri untuk belajar membaca Al-Quran.
Total,Pesantren Kampung Al-Quran Raudhah Indonesia telah memiliki 40 Sanggar.
Hadirnya Pesantren Kampung Al-Quran Raudhah Indonesia dipelopori oleh Ustaz Rahim Mayau
Ustaz Rahim Mayau merupakan warga Asli Makassar.
Dirinya memulai sekolah dasar di SD Bawakaraeng.
Setalah itu, Ustad Rahim melanjutkan sekolah di SMP Negeri 8 Makassar.
"Saya murid pertama SMP 8 Makassar," ujar Ustad Rahim kepada Tribun-Timur.com, Rabu (6/4/2022)
Tamat SMP, Dirinya melanjutkan sekolah di SMA Irnas.
Ustad Rahim merupakan Alumni dari IAIN Alauddin kini menjadi UIN Alauddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sosok-Pelopor-Pesantren-Kampung-Al-Quran-Raudhah-Indonesia-Ustad-Rahim-Mayau.jpg)