Didirikan Sejak 1930, Ini sejarah Ponpes As'adiyah Sengkang Tetap Eksis Hingga Sekarang
Sejak didirikan pada 1930 lalu oleh KH Muhammad As'ad atau Gurutta Puang Haji Sade, As'adiyah tetap eksis hingga hari ini.
Tayang:
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Institut Agama Islam (IAI) As'adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo.
"Kepemimpinan di sini berbeda dengan di pondok pesantren lain. Kalau nasabnya biasa dari garis keturunan, misalnya jika pimpinan meninggal kemudian diteruskan ke anaknya atau keluarganya, As'adiyah berbeda. Kita nasab keilmuan," katanya.
Dalam silsilah kepemimpinan di As'adiyah, Muhyiddin Tahir menyebutkan jika cuma secara kebetulan tiga pimpinan As'adiyah adalah keluarga.
Yakni, AGH Rafii Yunus Martan adalah anak dari AGH Muhammad Yunus Martan. Lalu AG Prof H Abdul Rahman Musa adalah adalah menantu dari AGH Muhammad Yunus Martan.
Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wajo-ww-s.jpg)