Opini Tribun Timur
Desa, Masjid dan Perpustakaan
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui desa sangat berpotensi memberi kemajuan untuk bangsa.
Oleh Hery, S.I.P.
Putakawan Ahli Pertama Dinas Perpustakaan Kota Parepare
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui desa sangat berpotensi memberi kemajuan untuk bangsa.
Sebab, pengelolaannya menyentuh langsung masyarakat di akar rumput.
Itulah sebabnya, pemerintah desa seyogyanya tidak boleh sekadar fokus membangun proyek fisik saja, namun perlu pula melirik pembangunan SDM-nya.
Sebab SDM adalah pondasi utama dalam membangun perbaikan untuk desa.
Kualitas SDM ditentukan oleh tingkat kecerdasannya.
Semakin ia cerdas, maka semakin tinggi pula kadar kualitasnya.
Kecerdasan yang dimaksud disini tentu saja mencakup seluruh aspeknya. Baik itu intelektual, emosional hingga spiritual.
Ketiga kecerdasan inilah yang mesti terus digenjot agar tumbuh dan berkembang di masyarakat desa.
Penggenjotan itu bisa dilakukan dengan beragam cara. Di antaranya melalui kebijakan pemerintah, atau lewat gerakan yang biasanya dimotori oleh kaum muda.
Di era disrupsi saat ini, ketiga kecerdasan itu bisa diukur dari cara masyarakat merespon informasi yang berseliweran di berbagai media.
Jika mayoritas masyarakat mengamini informasi hoaks dan ujaran kebencian (hate speech), maka ada masalah di balik kecerdasannya.
Namun, apabila masyarakat justru mampu meredam hal tersebut, maka mereka masuk dalam golongan orang-orang yang tidak diragukan kecerdasannya.
Nah, hal inilah yang mesti ditumbuh-kembangkan di masyarakat desa. Agar perlawanan terhadap hoaks dan hate speech tertanam kuat hingga di akar rumput
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hery-sip-pustakawan-dinas-perpustakaan-parepare.jpg)