Headline Tribun Timur
Ledakan Booster Awali Lonjakan Mudik
Antrean panjang terjadi di Phinisi Point Mall, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (26/3/2022) pagi hingga siang.
TRIBUN-TIMUR.COM - Antrean panjang terjadi di Phinisi Point Mall, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (26/3/2022) pagi hingga siang.
Masih pukul 09.00 wita, ratusan orang sudah memadati lantai tiga mal tersebut.
Mereka antre mendapatkan suntikan vaksin ketiga atau booster.
Baca juga: Hore! Sudah Boleh Mudik Lebaran 2022, Bagaimana Warga yang Belum Vaksin Booster? Ini Aturannya
Baca juga: Vaksin Berhadiah Minyak Goreng di Maros Diserbu Ibu-ibu
“Deh, saya antrean 130,” kata seorang ibu.
Tiga mobil berlalut tulisan Makassar Recover terparkir di parkiran lantai tiga Phinisi Point Mall.
“Untuk mudik, pak yah,” ujar seorang berbaju serba putih menyambut beberapa pengunjung di arena vaksinasi.
Sejak pemerintah mengumumkan boleh mudik Lebaran tahun ini disertai syarat booster bagi pemudik, lokasi vaksinasi selalu dipadati warga.
Pengamat penerbangan dan transportasi Alvin Lie memperkirakan arus mudik Lebaran tahun ini sudah normal.
Pemudik akan meningkat seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19.
Menurutnya, lonjakan pemudik terjadi karena pemerintah telah mengizinkan mobilitas masyarakat untuk melakukan tradisi pulang kampung.
“Perkiraan saya, tahun ini pergerakan mudiknya akan meledak jauh melampaui biasanya. Apalagi dua tahun terakhir mudik ditiadakan," kata Alvin Lie dalam webinar bertajuk “Mudik, Booster dan Masker”, Sabtu (26/3).
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melakukan survei terhadap masyarakat terkait mudik lebaran 2022.
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan potensi masyarakat yang akan melakukan mudik mendekati angka 80 juta orang.
"80 juta orang ini akan melakukan mudik apabila diberlakukan syarat perjalanan dalam negeri seperti yang ada saat ini seperti vaksin dua kali dan tidak dibutuhkan tes antigen atau PCR," ucap Adita, Kamis (24/3).
Meskipun sudah dibolehkan pemerintah, para pemudik diminta sudah memenuhi syarat vaksinasi dosis ketiga atau booster.