Kades Terlibat Narkoba

Kades Penrang Terlibat Kasus Narkotika, Masyarakat Wajo: Pecat!

Masyarakat Desa Penrang bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Wajo.

Hardiansyah Abdi Gunawan/ Tribun Timur
Masyarakat Desa Penrang bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Wajo, Jumat (18/3/2022). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Masyarakat Desa Penrang bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Wajo, Jumat (18/3/2022).

Mereka menuntut agar Kepala Desa Penrang, Andi Togelangi dipecat.

Alasannya, Andi Togelangi saat ini terlibat kasus penyalahgunaan narkotika dan menjalani rehabilitasi.

Menurut Koordinator Aksi, Syaifullah, Andi Togelangi ditangkap pada Desember 2021 lalu, bersama tiga orang rekannya di Desa Rumpia, Kecamatan Majauleng.

"Desember 2021 lalu, Polda Sulsel melakukan penangkapan oknum kades. Dulu masih tahap rehabilitasi, 3 bulan di BNN," katanya.

Desakan pemecatan itu datang dari masyarakat Desa Penrang, lantaran khawatir dengan pengaruh yang ditimbulkan oleh Andi Togelangi.

Kepala desa aktif itu, tentunya bakal membuat persepsi masyarakat terkait penyalahgunaan narkotika berbeda apabila tak diberhentikan.

"Kita khawatir atas pengaruh negatif, apabila oknum itu dilepas begitu saja, siapa yang bisa menjamin rehab itu mengubah prilakunya," katanya.

Syaifullah menambahkan, rehabilitasi dijalani oleh Andi Togelangi tidak menghapus unsur pidana yang menjeratnya.

Masyarakat yang turut serta berunjuk rasa pun menyampaikan hal senada. Salah satunya adalah Ida.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved