Headline Tribun Timur
Danny Pomanto Bakal Bangun New Balaikota di Lahan Twin Tower Nurdin Abdullah
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, akan membangun New Balaikota Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, akan membangun New Balaikota Makassar.
Proyek senilai Rp 2 triliun ini, akan dibangun di bekas lahan Twin Tower, proyek prestisius mantan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, yang mangkrak.
Lokasinya di Center Point of Indonesia (CPI), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Proyek ini salah satu program prioritas Danny dan wakilnya, Fatmawati Rusdi.
Baca juga: Usai Lirik Stadion Barombong, Danny Pomanto Ingin Bangun New Balai Kota di Lahan Proyek Gagal NA
Baca juga: Danny Pomanto Geram Ketua RT/RW yang Tak Mau Diganti Disuruh ke Rusia Jadi Vladimir Putin
New Balaikota terdiri dua menara, masing-masing 36 lantai dan dibangun di atas lahan seluas 3,3 hektare,
Selain jadi kantor pemerintah, New Balaikota juga dijadikan pusat bisnis.
Dana pembangunan New Balaikota dari investor dengan nilai investasi Rp 2 triliun.
Sedikit lebih banyak dari nilai investasi Twin Tower sebesar Rp 1,9 triliun yang sumber dananya juga dari pihak investor.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman, mengatakan pembangunan proyek monumental ini menggunakan konsep investasi kerjasama.
"Lahan Twin Tower pemprov memang awalnya diserahkan CPI ke Pemkot," jelas Helmy, Kamis (17/8/2022).
Sehari sebelumnya, Danny mengatakan lahan 3,3 hektare diberikan pengembang CPI ke pemkot sebagai bentuk kontribusi untuk Makassar atas pembangunan kawasan CPI yang mereklamasi kawasan Pantai Losari
"Dulu kan sudah ada perjanjiannya dengan CPI, karena hadirnya CPI di Makassar kan tidak ada kontribusinya untuk kota," beber Danny.
Kemudian, lanjut Danny, pada periode gubernur (Nurdin Abdullah), lahan untuk pemkot tersebut ditiadakan padahal sudah ada perjanjiannya.
"Dia (Nurdin Abdullah) hapus itu, padahal sudah ada perjanjiannya, makanya sekarang saya tuntut kembali, minta izin sama pemprov," paparnya.
"Saat pemeriksaan di Kejaksaan Agung dulu, saya sebagai saksi yang tahu itu. Salah satunya adalah apa yang diberi (CPI) manfaat utuk Makassar, saya bilang 3,3 itu (lahan)," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Danny-Pomanto-Twin-Tower.jpg)