Alasan Dibalik Hedding dkk Cabut Gugatannya soal Klaim Lahan Adat Masyarakat Kalola Wajo

Pencabutan gugatan tersebut, juga dibenarkan oleh Juru Bicara PN Sengkang, Rico Sitanggang, saat dikonfirmasi.

TribunWajo.com/HARDIANSYAH
Masyarakat Adat to Kalola di Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Tujuh orang yang mengklaim 19 petak sawah seluas 4,71 ha mikik masyarakat Adat Kalola, di Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, mencabut gugatannya di Pengadilan Negeri (PN) Sengkang.

Melansir laman SIPP Pengadilan Negeri Sengkang, perkara nomor 39/Pdt.G/2021/PN Skg, pada Rabu (9/3/2022) lalu, kuasa hukum para penggugat mengajukan surat pencabutan gugatan perkara perdata.

Pencabutan gugatan tersebut, juga dibenarkan oleh Juru Bicara PN Sengkang, Rico Sitanggang, saat dikonfirmasi.

"Benar ada pencabutan (gugatan), proses ini bukan pencabutan dalam rangka perdamaian sebagaimana yang dimediasi," katanya, kepada Tribun Timur, Selasa (15/3/2022).

Rico Sitanggang adalah hakim mediator yang ditunjuk untuk memediasi kedua belah pihak dalam perkara gugatan sawah adat tersebut.

Namun, menurut Rico, mediasi tersebut gagal karena kedua belah pihak tidak bisa menempuh perdamaian.

"Oleh saya selaku hakim mediator pada saat itu, saya serahkan ke majelis," katanya.

Alasan para penggugat mencabut gugatannya lantaran hendak memperbaiki gugatannya dan akan kembali didaftarkan ke PN Sengkang.

"Ternyata di (tengah) persidangan penggugat hendak memperbaiki gugatannya, jadi karena ada hal-hal lain yang sifatnya harus mereka tambahkan di gugatan, dan tidak mungkin dengan hanya sekadar proses perubahan gugatan. Sehingga mereka mencabut gugatannya, yang mana menurut mereka akan daftarkan kembali, untuk kapan waktunya kami tidak tahu," katanya.

Ketujuh orang penggugat tersebut adalah Hedding, Muslimin, Baharuddin, Tahir, Yunus, Ambo Angke, dan Laco, dan didampingi oleh kuasa hukum Noartawira Sadirga Saleh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved