Mafia Tanah

145 Sekolah Tak Bersertifikat di Makassar, Apa Dilakukan Kadis Pendidikan Lawan Mafia Tanah?

Pemerintah Kota Makassar masih menyisakan 145 lahan sekolah tak bersertifikat.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
Disdik Makassar
Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar masih menyisakan 145 lahan sekolah tak bersertifikat.

Pemkot hanya bisa menyelamatkan delapan sekolah untuk disertifikatkan selama 2021.

Saat ini, banyak oknum atau mafia yang berusaha merenggut aset Pemkot Makassar, termasuk mengincar sekolah.

Baca juga: Kisruh Seleksi Honorer Makassar, Danny Pomanto Sebut Ada Dokter ke Satpol PP, Satpol PP Jadi Guru

Baca juga: Lahan Sekolah di Makassar jadi Incaran Mafia Tanah, 145 Tak Bersertifikat

Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Makassar, beberapa sekolah yang digugat antara lain tanah SD Negeri Paccerakkang.

SMP Negeri 24 Makassar, SD Inpres Pajjaiang, SD Inpres Sudiang dan SD Negeri Pajjaiang.

SD Inpres Mariso I, II, III, SDN Laikang, SDN Paccerakkang, dan SMPN 23 Tello Baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin mengatakan, sengketa ini sudah terjadi berpuluh-puluh tahun.

Untungnya, belum ada kejadian lahan sekolah yang betul-betul direbut oleh penggugat.

Lahan tersebut tetap kembali di tangan pemerintah meskipun ada proses panjang yang harus ditempuh.

"Ini kan bukan barang baru, barang lama sudah mau 50 tahun. Jadi belum ada yang lepas," tegasnya.

Muhyiddin menegaskan, Disdik akan terus pasang badan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen untuk menguatkan bukti kepemilikan lahan.

Jika ada komplotan mafia yang semakin beringas, pihaknya akan siap menghadapi tantangan tersebut.

Apalagi, kebanyakan penggugat juga tak miliki kesaksian atau bukti yang kuat.

Sehingga Pemkot Makassar akan terus berupaya untuk melindungi apa yang telah menjadi haknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved