Cerita Arinal, Pria Sinjai yang Sukses Lewat Jenjang Pendidikan
Arinal Hidayah Amsur bersama beberapa orang saudaranya harus berjuang keras untuk hidup dan menuntut pendidikan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
Namun jiwa santri yang mendapat basic ilmu agama menjadikannya petarung masa depan, mampu menjawab tantangan yang dihadapinya.
Dasar itulah, ia selalu optimis untuk mengembangkan kapasitas diri dan memiliki skil-skil yang relevan dengan zaman agar mampu memberi solusi-solusi yang tepat.
Untuk itu, harus cekat melihat situasi yang ada.
Sebagai santri, ada keprihatinan tersendiri melihat realita yang terjadi.
Utamanya tantangan dakwah di tengah perkembangan teknologi yang menghujam yang tak dapat dibendung.
Lebih khusus keprihatinan kepada umat. Dari data yang ada, Indonesia adalah umat islam terbesar di Dunia totalnya mencapai 87,2 persen atau setara dengan 229 juta jiwa.
Namun umat Islam yang tidak bisa ngaji juga dengan jumlah yang sangat besar yaitu sekitar 65 persen. Artinya, yang bisa ngaji hanya sekitar 35 persen saja.
Ini adalah sebuah realita yang harus diseriusi.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Arinal mengajak kepada seluruh santri yang ada untuk mengangkat slogan 'Santri Bangga jadi Guru Ngaji” dimana dan apapun profesinya, harus jadi guru ngaji.
Dalam penjabarannya, #SantriBanggajadiGuruNgaji apapun pekerjaan, dimanapun bekerja, ruang untuk mengajar ngaji harus dipersiapkan. (*)
DATA DIRI:
Nama: Arinal Hidayah Amsur, S.Sos
TTL : Sinjai, 07 Mei 1997
Pendidikan:
- SD : SDN 193 Jenna
- MTs. Syiar Islam Sinjai
- SMA: MA. Darul Hikmah Lengg-Lenggo
- Alumnus Ma’had al Birr Universitas Muhammadiyah Makassar
- Alumnus Sekolah Dai Internasional Aqsa Institute Bandung
- Alumnus Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muuhammadiyah Makassar
- Mahasiswa S2 UIN Makassar
Pekerjaan:
- Sekertaris Yayasan Kekasih al Aqsa Forum (KAF) Sulsel
- Ketua Panrita Yasmin Kab. Gowa
- Designer Yayasan Cinta Bumi al Quds Sulsel
- Tenaga Ahli Keagamaan Kab. Enrekang (2020 – 2021)
- Humas IKA KPI Unismuh Makassar (2022 - 2026)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/amsur-857755.jpg)