Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Islam, Budaya dan Wayang

Baru-baru ini sebuah video ceramah dari salah satu ustadz kondang di Indonesia viral di jagat maya.

Editor: Sudirman
Zulkifli Yunus
Zulkifli Yunus Alumnus UIN Alauddin Makassar 

Zulkifli Yunus

Alumnus UIN Alauddin Makassar/Mahasiswa S2 Ilmu Hadis Necmettin Erbakan University dan Kadep Agama PPI Turki 2022

Baru-baru ini sebuah video ceramah dari salah satu ustadz kondang di Indonesia viral di jagat maya.

Dalam video tersebut, beliau menjelaskan bahwa wayang adalah tradisi dan peninggalan nenek moyang dahulu yang dilarang dalam Islam sehingga lebih baik dimusnahkan atau dihilangkan.

Bahkan menurut beliau harusnya Islam dijadikan budaya dan tradisi bukan malah budaya yang di-Islamkan.

Dari statement beliau ini sontak menuai beragam reaksi dari berbagai pihak mulai dari pemerintah, budayawan, tokoh agama sampai kepada masyarakat biasa.

Namun yang paling mencolok adalah kembali meruncingnya pertanyaan oleh banyak orang terkait relasi Islam dan budaya dalam kehidupan masyarakat.

Bahkan pekan lalu pelajar-pelajar yang ada di Turki sendiri telah mengangkat isu ini sebagai topik untuk dikaji dan didiskusikan bersama.

Apakah Islam yang ikut pada budaya atau sebaliknya budaya ikut Islam?

Apakah Islam hadir sebagai algojo untuk memenggal setiap tradisi lokal yang secara tersurat tidak disebutkan dalam lembaran-lembaran al-Quran dan hadis.

Atau Islam sebagai agama syarat nilai memberikan ruang terhadap setiap/sebagian adat budaya yang sejak lama telah menancap kuat dalam masyarakat?

Interaksi Islam dan Budaya

Merujuk pada akar sejarah awal mula penyebaran Islam di tanah Arab menggambarkan bahwa risalah yang dibawa Nabi Muhammad saw tidak datang di tengah-tengah masyarakat yang kosong dan hampa.

Pada saat itu, bangsa Arab telah memiliki adat, kebiasaan, tradisi dan budaya sendiri yang telah menguat sejak lama dan telah dipraktekkan secara turun temurun.

Dengan demikian, kurang lebih 23 tahun terjadi interaksi antara Islam dengan budaya Arab yang dapat dilihat dalam tiga bentuk.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved