Update Corona Makassar
70 Siswa dan Guru Positif Covid-19, Belajar Daring di Makassar Diperpanjang Tiga Hari
Dinas Pendidikan Kota Makassar memutuskan memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias daring bagi siswa PAUD, SD dan SMP di Makassar.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dinas Pendidikan Kota Makassar memutuskan memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias daring bagi siswa PAUD, SD dan SMP di Makassar.
Hal tersebut diputuskan usai melakukan rapat evaluasi bersama dengan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, Epidemiolog Makassar Ansariadi, serta kepala sekolah se Kota Makassar.
Perpanjangan pembelajaran daring dilakukan dengan pertimbangan tingginya kasus Covid-19 di Makassar.
Baca juga: Karyawan Hotel Aryaduta Makassar Gelar Vaksin Booster Covid-19
Baca juga: Mahasiswa Terpapar Covid-19, FIB Unhas Alihkan Perkuliahan dengan Metode Daring
Virus Corona juga menjangkit siswa dan guru dibeberapa sekolah.
"Setelah kita rapat malam ini, kami memutuskan untuk memperpanjang PJJ," ucapnya kepada Tribun Timur, Rabu (23/2/20222)
Sejauh ini, 70 siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid-19.
Bahkan banyak siswa yang mengalami gejala demam, flu, batuk.
Berdasarkan laporan harian dari masing-masing sekolah, 1.134 siswa tidak hadir dalam proses pembelajaran karena sedang sakit.
"Kita pertimbangkan kondisi siswa, banyak yang sakit jangan sampai memaksakan PTM justru lebih membahayakan kondisi mereka," jelasnya.
Pembelajaran daring diperpanjang selama tiga hari, hingga Sabtu (26/2/2022).
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) akan dilangsungkan pada Selasa (1/3/2022) mengingat Senin bertepatan dengan hari peringatan Isra' Mi'raj.
"Hari Minggu kan memang libur, hari Senin libur, jadi baru bisa PTM hari Selasa," ungkapnya.