Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unhas

Diskusi Bareng Guru Besar dan Rektor, Prof JJ Urai Strategi Unhas Jadi Universitas Kelas Dunia

Rektor Unhas terpilih, Prof Jamaluddin Jompa menargetkan Universitas Hasanuddin ranking 2 nasional dan 72 internasional

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Rektor Unhas Terpilih, Prof Jamaluddin Jompa, menjadi salah satu narasumber di Diskusi Akhir Pekan Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita, Minggu (20/2/2022) malam. 

TRIBUN-TMUR.COM, MAKASSAR - Rektor terpilih Universitas Hasanuddin (Unhas) 2022 - 2026, Prof Jamaluddin Jompa menjadi narasumber dalam Forum Diskusi Guru Besar dan Doktor Insan Cita melalui zoom meeting pada Minggu (20/2/22) malam.

Prof Jamaluddin Jompa jadi narasumber bersama Rektor Universitas Brawijaya (UB) Nuhfil Hanani, Universitas Sumatera Utara Muryanto Amin dan eks rektor 2 periode Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardianto.

Diskusi akhir pekan ini membahas kiat membangun perguruan tinggi berkelas dunia.

Di depan para rektor se-Indonesia, Prof JJ sapaannya, menjelaskan strategi Unhas selama periode kepemimpinannya.

"Kita tahu bersama, World Class University Requisite selalu mengarah pada excellent in research," jelasnya.

"Dalam WCU, excellent in research sangat fundamental. Karena nilai dari academic reputation sangat ditentukan dari bagaimana kita meyakinkan dunia bahwa penilitan kita berkualitas dan memenuhu syaratnya," sambungnya.

Baca juga: Prof Jamaluddin Jompa, Nakhoda Unhas Berdarah Laut

Baca juga: Lebih Dekat dengan Prof Jamaluddin Jompa, Kepala Sekolah yang Jadi Rektor Unhas

Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof Jamaluddin Jompa.
Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof Jamaluddin Jompa. (TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL)

Untuk mendukung pengembangan penelitian akademisi Unhas, Prof JJ mengusung 5 indikator yang akan ditingkatkan.

Pertama, keterlibatan dosen dalam peningkatan kualitas penelitian.

Kemudian, peningkatan publikasi dan sitasi.

Lalu, penguatan 'lembaga penelitian' dan 'pusat penelitian dan pengembangan'

Pembenahan fasilitas dan pengelolaan Laboratorium

Terakhir, pendanaan penelitian.

"Dari 5 indikator tersebut, pendanaan penelitian menjadi poin penting karena bagaimana kita akan melakukan riset tanpa pendanaan yang cukup," jelas Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas ini.

Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, Unhas memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak.

Didalam negeri, Unhas melakukan penguatan akses pendanaan seperti kemendikbud ristek, LPDP dan BRiN

Bersama pihak swasta, Unhas bekerja sama dengan berbagai industri, NGO dan filantropis.

Sedangkan di luar negeri, akan dilakukan optimalisasi pada grant international seperti USAID, EU, DFAT, JICA, Bank dunia, ABD, Newton Fund dan Perguruan Tinggi luar negeri

"Untuk memperluas kolaborasi riset dan inovasi internasional, misalnya nanti 50 persen dosen Unhas bisa berinteraksi dengan universitas yang masuk dalam 100 besar QS-Rank by subject," ucapnya.

Baca juga: Wakil Dekan III FISIP Unhas Hasrullah Jadi Pengarah dan Konsultan KKN Kebangsaan di UPR

Baca juga: Cerita Prof Jamaluddin Jompa Bercita-cita Keliling Dunia, Kini Jadi Guru Besar Ahli Biologi

Terakhir, Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan targetnya membawa Unhas pada peringkat 2 secara nasional dan 72 pada level internasional.

Rektor Unhas Terpilih

Prof Jamaluddin Jompa tak menyangka bisa terpilih jadi Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2022-2026.

Prof Jamaluddin berhasil mendapatkan 11 suara di Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas.

Pemungutan suara berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (27/1/2022).

Sementara itu, dua lawannya, Prof Budu mendapatkan 9 suara dan Prof Farida 5 suara.

Proses penghitungan suara dalam Pilrek Unhas 2022-2026, dimenangkan oleh Prof Jamaluddin Jompa.
Proses penghitungan suara dalam Pilrek Unhas 2022-2026, dimenangkan oleh Prof Jamaluddin Jompa. (Tribun Timur/Muh Abdiwan)

Ditemui usai pemilihan, Prof JJ, sapaan akrabnya bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan.

“Pertama tentu rasa syukur karena diberi amanah dan dipercaya dengan proses yang panjang, mulai dari penjaringan sampai pemilihan,” kata Prof JJ.

“Saya rasa itu suatu kesyukuran yang harus saya sadari bawah itu bukan hanya usaha saja, tapi anugrah Allah SWT,” sambungnya.

Awalnya, pria kelahiran Takalar, 8 Maret 1967 itu tidak membayangkan bisa terpilih jadi Rektor Unhas.

Bahkan, ia mengaku telah mempersiapkan diri tidak menang dalam perebutan kursi 01 di Kampus Merah, sebutan Unhas.

“Dari awal saya bilang ke teman-teman wartawan, saya sebenarnya lebih siap untuk tidak menang. Sehingga saya sudah mempersiapkan diri untuk tidak menang tapi karena ditakdirkan untuk menang, maka justru saya tidak siap untuk berekspresi,” jelasnya.

Menurut Prof JJ, kemenangan tersebut bukan hanya kemenangan secara pribadi, tetap untuk semua orang. 

“Yang jelas ini bukan kemenangan orang per orang tapi ini kemenangan Unhas dan kita semua karena prosesnya landar sampai akhir. Mudah-mudahan kebahagian ini bukan hanya saya, tapi tim-tim saya,” tuturnya.

Ketua MWA Unhas, Komjen Pol (purn) Safruddin dan Rektor Unhas terpilih, Prof Jamaluddin Jompa. Pemungutan suara berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (27/1/2022).
Ketua MWA Unhas, Komjen Pol (purn) Safruddin dan Rektor Unhas terpilih, Prof Jamaluddin Jompa. Pemungutan suara berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (27/1/2022). (TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH)

Ditanya langkah awal yang bakal dilakukan setelah terpilih, Prof JJ mengaku bakal menjalankan tugas sebagai dosen.

“Saya tetap jadi dosen biasa karena belum dilantik, tapi tentu saya harus belajar cepat untuk memastikan bahwa dalam proses transfer kewajiban, maka tidak boleh waktu yang terlalu lama untuk belajar,” katanya.

Kendati demikian, ia baka mempersiapkan diri untuk mulai belajar menjadi rektor.

“Jadi mulai sekarang harus mulai belajar bagaimana menjadi rektor. Saya akan belajar banyak dari rektor dan rektor-rektor sebelumnya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved