Covid 19
Anda Pasien Omicron Jalani Isolasi Mandiri di Rumah? Ini Syaratnya Dinyatakan Benar-benar Sembuh
Kementerian Kesehatan mengeluarkan aturan baru mengenai kriteria pasien Covid-19 Omicron.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus terinfeksi covid-19 varian Omicron kini makin meluas di sejumlah daerah.
Bagi yang tidak bergejala atau bergejala namun ringan, bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.
Apalagi tersedia layanan obat gratis yang bisa diakses pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Sekaitan dengan masa isolasi, mengundang pertanyaan sampai kapan seseorang isolasi dan dinyatakan sembuh?
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Palopo Tembus 154 Orang, 57 Dirawat di Rumah Sakit dan 97 Isolasi Mandiri
Baca juga: Rentan Tertular, Simak Gejala dan Cara Mencegah Covid-19 Omicron pada Anak-anak
Adakah kriteria yang mesti dipenuhi?
Ternyata, Kementerian Kesehatan mengeluarkan aturan baru mengenai kriteria pasien Covid-19 Omicron.
Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) terbarunya yaitu SE Kementerian Kesehatan Nomor 18 Tahun 2022.
Melansir indonesiabaik.id, berikut adalah aturan selesai isolasi pasien Omicron:
1. Pada kasus konfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala (asimptomatik), isolasi dilakukan selama minimal 10 (sepuluh) hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi.
2. Pada kasus konfirmasi Covid-19 dengan gejala, isolasi dilakukan selama 10 (sepuluh) hari sejak muncul gejala ditambah dengan sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan.
Baca juga: Lama Masa Isolasi Mandiri untuk Pasien Omicron, Perlukah Tes PCR Lagi?
Baca juga: Masih Bisa Terinfeksi, Ini Beda Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Vaksin Covid-19 dan Belum
3. Pada kasus konfirmasi Covid-19 yang sudah mengalami perbaikan klinis pada saat isoman/isoter dapat dilakukan pemeriksaan NAAT termasuk pemeriksaan RT-PCR pada hari ke-5 dan ke-6 dengan selang waktu pemeriksaan 24 jam.
Jika hasil negatif atau Ct>35 2 kali berturut-turut, maka dapat dinyatakan selesai isolasi/sembuh. Pembiayaan untuk pemeriksaan ini dilakukan secara mandiri.
Layanan telemedisin diperluas
Sementara itu, mengutip laman Kementerian Kesehatan, sasaran layanan telemedisin isolasi mandiri diperluas, dari yang sebelumnya hanya digunakan untuk pasien yang hasil tes PCR positif;
Kini layanan konsultasi dokter dan pengiriman paket obat gratis ini bisa digunakan pasien dengan hasil pemeriksaan RDT Antigen positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-isolasi-mandiri-d.jpg)