Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Virus Corona

Bukan Omicron! Ternyata Danny Pomanto Terpapar Varian Lain, Sempat Alami Halusinasi

Wali Kota Danny Pomanto menjelaskan, sebenarnya ia terpapar virus varian delta, lebih ganas dari varian omicron.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Wali Kota Makassar Moh Ramdan Pomanto mulai beraktivitas kembali setelah sembuh dari virus Corona.

Wali Kota Danny Pomanto menjelaskan, sebenarnya ia terpapar virus varian delta, lebih ganas dari varian omicron.

Saat hari pertama dinyatakan positif, Danny Pomanto mengaku seperti berhalusinasi, tetapi ia tetap berusaha menyadarkan diri.

"Delta, saya halusinasi, di kepala banyak sekali lain-lain, kayak orang gila," beber Danny kepada Tribun Timur, Kamis (17/2/2022).

Kata Danny Pomanto, ciri-ciri omicron gejalanya tidak sampai ke paru-paru, tetapi ia merasakan itu saat terpapar Corona.

Karenanya, ia melakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Makassar.

"Ternyata memang ada flek sedikit, tapi sekarang sudah membaikmi," jelasnya.

Selain berhalusinasi dan merasakan gejala di paru-paru, Danny Pomanto menceritakan mengalami pembengkakan di wajahnya. Juga mengalami demam tinggi hingga batuk selama beberapa hari.

"Saya bikin video itu sudah hari ketiga, sebelumnya bengkak mukaku," ungkapnya.

Wali kota dua periode ini menambahkan, diduga ia terpapar Covid-19 dari orang-orang yang telah melakukan perjalanan dari Jakarta.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto dalam video berdurasi 1 menit 30 detik menginformasikan bahwa dirinya terpapar Covid-19, Selasa (8/2/2022).
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto dalam video berdurasi 1 menit 30 detik menginformasikan bahwa dirinya terpapar Covid-19, Selasa (8/2/2022). (Screeenshot Video)

"Saya curiga memang dari Jakarta tapi kita tahan, Firman (Kepala Bapenda) kena, Fida (Kepala Dinas Kebudayaan) kena, dari Jakarta semua itu, tapi ditahan, tahan, akhirnya jebol," ulasnya.

Sebelum dinyatakan positif, ia juga bertemu langsung dengan Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari walau hanya sebentar. Ditambah lagi aktivitasnya sangat padat, mulai pagi hingga larut malam.

Sehingga itu bisa menjadi salah satu pemicu ia terinfeksi Covid-19.

Untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran virus Corona lebih luas, ia akan menata ulang management audiance atau pihak-pihak yang ingin bertemu dengannya.

Audiensi akan dilalukan secara daring atau virtual dengan menambahkan kapasitas audience.

"Jadi bisa satu kali di sana (zoom) nanti sampaikan apa-apa maksud audiensinya, yang butuh tanda tangan dikumpul dulu baru saya tandatangani," paparnya. (*)

 

 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved