Opini Tribun Timur
Tribun Timur Media ‘Milik’ Muhammadiyah
Namun media ini telah merekam dengan baik dinamika organisasi Islam tersebut dalam 18 tahun terakhir.
Oleh: Hadisaputra
Aktivis Muhammadiyah
Tribun Timur memang bukan Amal Usaha milik Muhammadiyah.
Namun media ini telah merekam dengan baik dinamika organisasi Islam tersebut dalam 18 tahun terakhir.
Tribun Timur telah menjadi saksi sejarah kiprah Muhammadiyah di penghujung abad pertama, dan awal abad kedua kelahirannya.
Kemarin, 9 Februari 2022, Tribun Timur telah berusia 18 tahun. Banyak kisah dan cerita telah terukir, baik melalui media cetak, online, ataupun belakangan dengan platform youtube.
Dalam beberapa hari terakhir, sudah ada beberapa orang yang menulis seputar Tribun dari beragam perspektif. Tulisan ini ingin menunjukkan kiprah Tribun Timur yang lain.
Tribun Timur berperan besar dalam memotret perkembangan dan dinamika Gerakan Muhammadiyah baik dalam lingkup lokal maupun nasional.
Untuk membuktikan kiprah tersebut, saya melakukan riset sederhana di portal online Tribun Timur, pada Kamis (10/2/2022), sekitar pukul 10.00 WITA.
Dengan memasukkan kata kunci ‘Muhammadiyah’ pada kolom pencarian portal Tribun Timur, ditemukan 106.000 artikel.
Lalu saya memasukkan kata kunci yang lebih spesifik ‘Muhammadiyah Sulsel’, hasilnya 47.900 artikel.
Untuk mencari bahan perbandingan, saya tertarik memasukkan kata kunci MUI, NU, dan DDI.
Mesin pencarian Tribun Timur menunjukkan bahwa kata kunci MUI terdiri dari 22.100 artikel, NU 42.900 artikel, dan DDI 18.100 artikel.
Berdasarkan penelusuran tersebut, dapat dikatakan bahwa Muhammadiyah merupakan pemimpin klasemen sementara Ormas Islam terpopuler di Tribun Timur.
Tapi perbandingan ini tentu perlu diberi catatan, sama sekali bukan bermaksud menunjukkan keunggulan Muhammadiyah daripada ormas Islam lain.
Melainkan hanya sekadar ingin menunjukkan bukti, bahwa Tribun Timur telah merekam dengan baik dinamika Gerakan Muhammadiyah selama 18 tahun terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hadisaputra-aktivis-muhammadiyah.jpg)