Kasus Corona di Maros
Pemkab Maros Siapkan Dua Rumah Sakit Rujukan Rawat Pasien Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus mengatakan, dari 19 pasien positif, hanya satu yang dirawat di rumah sakit.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
"18 orang isolasi mandiri. Sementara satu lainnya tengah dirawat di RS Bhayangkara Makassar," sebutnya.
Kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi yakni Mandai, Marusu dan Turikale.
"Kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai, tujuh orang, Marusu empat orang, Tanralili tiga orang," sebutnya.
Sementara kasus terendah berada di Turikale, Simbang dan Lau.
"Bantimurung terdapat dua kasus. Kalau yang paling rendah berada di Turikale, Simbang dan Lau dengan masing-masing satu kasus," sebutnya.
Ia mengatakan sebagian besar pasien positif tertular Covid-19 di tempat kerja.
"Klasternya itu rata-rata pekerja di Makassar. Hampir semua yang terkonfirmasi positif itu bekerja di Makassar namun berKTP Maros," tambahnya.
Untuk menekan angka Covid-19, Satgas Covid-19 akan lebih gencar melakukan pemeriksaan 3T.
"Kami dari satgas saat ini sedang memperkuat 3T, Tracing, Testing dan Treatment sesuai instruksi Mendagri no 7 tahun 2022," lanjutnya.
Giat vaksinasi juga terus digalangkan untuk seluruh masyarakat demi memperkuat antibodi.
"Perketat protokol Kesehatan, walapun sudah divaksin. Karena vaksin tidak menjamin kita tidak berpotensi terinfeksi virus Corona," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-dr-muhammad-yunus-123.jpg)