Sudirman Sulaiman
Alasan Elite PDI Perjuangan Tak Hadir Dalam Pertemuan Andi Sudirman dengan Partai Pengusung PAN PKS
Ketua Bidang Kehormatan PDIP Sulsel Andi Ansyari Mangkona mengatakan kabar tersebut diperoleh secara mendadak pada Kamis (20/1/2022) semalam.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sulawesi Selatan buka suara soal ketidakhadiran dalam pertemuan Andi Sudirman Sulaiman dengan partai politik pengusung, Jumat (21/1/2022).
Ketua Bidang Kehormatan PDIP Sulsel Andi Ansyari Mangkona mengatakan kabar tersebut diperoleh secara mendadak pada Kamis (20/1/2022) semalam.
Sementara, katanya sejumlah elite PDIP Sulsel sedang berada di Jakarta kunjungan kerja selama tiga hari ini.
"Kami ini di Jakarta semua. Kebetulan PKS PAN tiba-tiba tadi malam baru kami dikabari. Infonya mendadak," kata Andi Ansyari saat dihubungi Tribun Timur Jumat (21/1/2022).
Ansyari mengatakan legislator PDIP tergabung dalam kunjungan kerja konsultasi pansus di Kementerian Dalam Negeri.
Menurutnya, ketidakhadiran PDIP bukan karena ada apa-apa dengan pengusung ataupun Andi Sudirman.
"Kita koordinasi pansus di Kemendagri. Kalau kita pulang pasti kita pergi menemui juga. Hampir semua anggota DPRD Sulsel ada di Jakarta ini," katanya.
"Perjalanan DPRD Sulsel itu selalu tiga hari, kalau sebelum waktunya kita pulang maka itu pelanggaran," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengundang elite partai pengusungnya di Rujab Wagub Sulsel Jalan Yusuf Dg Ngawing Kota Makassar Makassar, Jumat (21/1/2022).
Pertemuan itu berselang dua hari setelah DPRD Sulsel menerima Kepres pemberhentian Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Rabu (19/1/2022).
Dalam kesempatan itu hadir Sekretaris DPW PAN Sulsel Jamaluddin Jafar.
Ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos, dan pengurus DPW Yusran Paris.
Dari PKS hadir bendahara DPW sekaligus Wakil Ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif.
Dalam foto yang diterima Tribun Timur, tidak ada terlihat elite PDIP Sulsel.
Pertemuan Sudirman dengan elite pengusung diklaim sebagai temu kangen.