Pariwisata di Makassar

Pariwisata Makassar Mulai Pulih, Jumlah Wisatawan Capai 1,4 Juta di 2021

Muhammad Roem membahas langsung terkait pengembangan pariwisata di Kota Makasar dalam program Bincang Kota Tribun Timur.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/siti aminah
Bincang Kota Tribun Timur, Host Kinan Aulia dan Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem menjelaskan kondisi pariwisata di Makassar selama pandemi covid-19.

Muhammad Roem membahas langsung terkait pengembangan pariwisata di Kota Makasar dalam program Bincang Kota Tribun Timur.

Disiarkan langsung lewat YouTube dan Facebook Tribun Timur, Senin (17/1/2022).

Dalam kesempatan ini, Roem menjelaskan, sejak merebaknya pandemi covid-19, sektor pariwisata mulai terganggu bahkan kolaps.

Karena ada pergeseran atau perpindahan perilaku manusia dimana mereka harus berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Pergerakan masyarakat dibatasi dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Artinya semua harus di rumah saja sehingga tidak ada aktivitas kepariwisataan yang dilakukan baik itu diskala internasional, nasional maupun lokal," ucap Roem.

Sehingga sektor pariwisata mulai dari hotel, travel agent, hingga aktivitas kepariwisataan betul-betul nihil.

"Restoran masih beroperasi, yang lakukan take away tapi tidak bisa dine in lagi. Kita sangat terdampak,"tuturnya.

Kondisi tersebut berlangsung lama, mulai dari Maret 2020.

Kendati demikian, kepariwisataan perlahan bergerak pada Februari 2021 karena adanya kebijakan-kebijakan baru berkenan dengan perilaku new normal masyarakat.

Sejak saat itu wisata MICE (meeting, incentive, conference, dan exhibition) mulai bangkit, begitu juga dengan kuliner kian banyak dikunjungi wisatawan.

"Dulu sangat menyedihkan karena hanya 40 persen karyawan yang masuk, 60 persen di rumahkan, ada juga yang di PHK karena tidak mampu bayar lagi," paparnya.

Kini, pada tahun 2021 kunjungan wisatawan sudah mengalami peningkatan 30 persen dibanding tahun 2020.

Dimana kunjungan wisatawan nusantara mencapai 1,4 juta orang.

Di sisi lain, wisatawan mancanegara masih anjlok, bahkan lebih tinggi dari tahun 2020.

"Kenapa bisa wisatawan mancanegara lebih anjlok dari 2021? Karena kita baru mengalami kasus covid pertama sekitar Maret, jadi masih ada periodikal Januari sampai Maret melakukan kunjungan ke Makassar," jelasnya.

Kurang lebih 29 ribu wisatawan mancanegara di periode triwulan pertama 2020. (*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved