Breaking News:

Jalan Retak

Baru Sebulan Rampung dengan Biaya Rp 998 Juta, Jalan Aspal Rante Mario-Ujung Baru Luwu Timur Retak

Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan aspal penghubung ruas Rante Mario-Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Dok Alpian
Kondisi jalan aspal penghubung ruas Rante Mario-Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan aspal penghubung ruas Rante Mario-Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya, jalan aspal tersebut baru sebulan selesai dikerjakan kini sudah retak.

Biaya pembangunannya pun menyerap APBD 2021 sebesar Rp 998 juta. 

Berdasarkan data papan proyek, jalan aspal ini kontraktor pelaksananya adalah CV Barata.

Sedangkan konsultan pengawasnya adalah CV Syafrina Survival Konsultan.

Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Alpian sudah menerima keluhan warga perihal kondisi aspal retak ini.

Ia mendesak kontraktor segera melakukan perbaikan pada jalan yang rusak ini.

"Pekerjaan CV Barata ini belum cukup sebulan namun sudah mengalami keretakan," kata Alpian kepada TribunLutim.com, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Bupati Luwu Timur Bakal Berkantor di Kecamatan Burau Mulai 19 Januari, Agendanya

Perlu ada itikad baik dari pihak kontraktor pelaksana CV Barata untuk melakukan perbaikan kembali.

Sang Kontraktor, kata Alpian seharusnya memperhatikan kualitas pekerjaannya.

Demikian pula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur sebagai pengguna anggaran wajib teliti melakukan pengawasan.

Baca juga: Bupati Luwu Timur Temui Direktur PDAM Waemami:Saya Minta Ibu Evaluasi Kinerja Pegawai!

Baca juga: Gegara Rok Tersangkut Pada Rantai Motor, Pasangan Suami Istri Kecelakaan di Luwu Timur!

"Pekerjaan (aspal) seperti ini harus memperhatikan kualitas, kalau ada kerusakan seperti ini segera diperbaiki," ujar dia.

Alpian juga mendorong aparat penegak hukum untuk bersikap terhadap kondisi jalan aspal ini.

Baca juga: Simpan Handphone di Bawah Jok, Motor Warga Luwu Utara Terbakar

"Jika pihak kontraktor tidak ada itikad baik melakukan perbaikan, penegak hukum perlu lakukan pemeriksaan hasil pekerjaan ini," pungkasnya. (*)


Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved