Tribun Luwu Utara

Pelajar SMPN 1 Sabbang Divaksin, Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur Minta Tetap Terapkan Prokes

Kehadiran orang nomor dua di Luwu Utara  tersebut didampingi Camat Sabbang, Sitti Kidar, Kepala Puskesmas Sabbang, serta personel TNI dan Polri.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
Humas Pemkab Lutra
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 1 Sabbang, Kecamatan Sabbang, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNLUTRA.COM, SABBANG - Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 1 Sabbang, Kecamatan Sabbang, Rabu (12/1/2022).

Kehadiran orang nomor dua di Luwu Utara  tersebut didampingi Camat Sabbang, Sitti Kidar, Kepala Puskesmas Sabbang, serta personel TNI dan Polri.

Vaksinasi di SMPN 1 Sabbang ini bertujuan untuk mempercepat herd immunity di kalangan pelajar dan lingkungan sekolah.

Hal itu sekaligus sebagai persiapan digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Baca juga: Harga TBS Sawit Tembus Rp 2.670 Per Kg, Petani Saiwt Luwu Utara: Kita Syukuri

Baca juga: Luwu Utara Ditunjuk Kemenkominfo Susun Masterplan Kota Cerdas di Indonesia

Suaib Mansur menyampaikan, Pemkab Luwu Utara terus meningkatkan intensitas vaksinasi agar segera tercapai herd immunity.

Dengan demikian diharapkan aktivitas masyarakat termasuk pembelajaran tatap muka berjalan.

Suaib optimis, dengan sinergitas yang baik dari lintas sektor bersama tenaga kesehatan percepatan vaksinasi di khususnya bagi pelajar dapat segera terwujud.

Kendati telah divaksin, Suaib mengajak guru dan siswa tetap menjalankan prokes selama pelaksanaan PTM digelar.

"Meskipun semuanya telah mendapatkan vaksin, kami berharap agar tidak abai menjalankan prokes selama PTM di gelar agar kita benar-benar terhindar dari Covid-19 dengan saling menjaga," cetusnya.

"Kita berharap agar semuanya berjalan dengan lancar hingga semua siswa dan tenaga pengajar telah mendapatkan vaksin," tuturnya.

Selain itu, Suaib juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) menyukseskan vaksinasi Covid-19.

"ASN tidak boleh hanya mengikuti vaksinasi saja, itu partisipasi pasif namanya," kata Suaib.

Kata dia, ASN adalah teladan yang baik untuk menggerakkan masyarakat dalam menyukseskan vaksinasi.

"Kita ini adalah teladan, sekaligus harus mampu menggerakkan seluruh masyarakat menuju gerai-gerai vaksin yang sudah disiapkan oleh tim kesehatan kita," imbuh mantan Kepala Dinas PUPR Luwu Utara.

"Semoga juga tidak ada lagi ASN belum divaksin. Kalau masih ada, segera divaksin, karena masyarakat saja bisa dapat sanksi, apalagi ASN," ujar dia.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved