Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diskusi Forum Dosen 2022

Wali Kota Makassar Danny Pomanto Bakal Hadirkan Mal Pelayanan Publik, Ini Konsepnya

Danny menegaskan, ada miss informasi yang diterima masyarakat. Bukan di Taman Macan melainkan bangunan yang berada di samping Taman Macan.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Screenshot youtube
Akademisi Universitas Bosowa Makassar Prof Marwan Mas jadi narasumber dalam Diskusi forum dosen Tribun Timur bertema Problematika "Ruang Kota" Makassar: Refleksi dan Proyeksi 2022, Selasa (11/1/2022) sore. (Foto tangkapan layar Youtube Tribun Timur)   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meluruskan terkait pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang akan di bangun di Kawasan Taman Macan, Jl Hasanuddin, Makassar.

Program tersebut kata Danny sempat menuai sorotan publik karena mengira Taman Macan akan diubah fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi salah satu bangunan pemerintahan.

Danny menegaskan, ada miss informasi yang diterima masyarakat. Bukan di Taman Macan melainkan bangunan yang berada di samping Taman Macan.

Danny bahkan mengatakan, akan sangat konyol jika dirinya sebagai orang yang paham tata kota melakukan pembangunan tepat di RTH.

"Kalau bicara taman macan, orang beranggapan pohon ditebang, saya ini perencana kota, tahu kalau itu RTH, kenapa bisa ditebang itu aneh dong, jadi kembali ke logika berpikir apakah kira-kira saya membuat seperti itu," ucap Danny.

Danny menyampaikan program MPP tersebut secara langsung dalam Diskusi Forum Dosen Tribun yang disiarkan langsung melalui YouTube dan Facebook Tribun Timur, Selasa (11/1/2022).

Tema kali ini ialah Problematika "Ruang Kota" Makassar: Refleksi dan Proyeksi 2022.

Dalam forum ini, Danny menjelaskan, MPP tersebut tidak dibangun di Taman Macan melainkan di atas drainase yang sebelumnya sudah ada bangunan di atasnya, seperti Kantor Lurah, pos Satpol PP, dan bangunan lainnya.

Luasnya sekira 22 meter, dengan panjang 120 meter .

Nantinya bangunan tersebut akan diratakan untuk memulai pembangunan infrastruktur baru.

"Persoalan parkir saya kira saya engineering saya bisa menghitung kapasitas parkir, saya bisa hitung lalu lintas, netizen tidak usah khawatir saya pasti akan menjadi orang terdepan untuk mengontrol itu," katanya.

Wali Kota Makassar dua periode ini menambahkan, dalam waktu dekat ia akan memperlihatkan desainnya kepada publik.

Untuk sementara konsepnya bangunannya akan dibuat tujuh lantai, ada basemen, juga akan rooftop sebagai penambahan atau perpanjangan taman.

Disamping itu, gedung pelayanan publik ini akan terintegrasi langsung dengan Kantor Balai Kota Makassar.

"Lebih bagus menunggu desainnya baru kita kritisi," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved