Tribun Makassar

Wacana Pembubaran 'Pembantu' Plt Gubernur Sulsel Mencuat, Ini Skenario Gaji Bulanan Stafsus

Dikabarkan pada tahun 2022, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan pembubaran stafsus.

Editor: Saldy Irawan
Humas Pemprov
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat Apel Pagi di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Senin (3/1/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wacana penghapusan staf khusus Plt Gubernur Sulsel mencuat.

Dikabarkan pada tahun 2022, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan pembubaran stafsus.

Seperti diketahui, Surat Keputusan (SK) pengangkatan staf khusus diperbarui setiap tahun.

Namun hingga saat ini belum ada pembaruan SK terhadap para 'pembantu' Andi Sudirman Sulaiman tersebut.

Baca juga: Siapa Rendra Darwis? Disebut-sebut Punya Banyak Jabatan di Pemprov Sulsel

Menanggapi hal itu, Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan ihwal pembubaran tersebut.

Terkait pembubarannya merupakan kewenangan dari Wakil Gubernur yang kini jabat Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"Pembubaran stafsus saya belum terima masukan terkait itu," ucap Darmawan, Minggu (9/1/2022).

Kendati begitu, pihaknya telah memasukkan anggaran untuk insentif stafsus pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

"Tetap kita anggarkan, adapun nanti kebijakannya terlaksana atau tidak tergantung di pak gubernur," ujarnya.

Darmawan tak menyebut berapa anggaran yang disiapkan lewat APBD, hanya saja kata dia Stafsus tiap bulannya mendapat honor sebesar Rp7 juta lebih.

"Saya lupa berapa nilainya, berapa orang, kalau nda salah Rp7 juta lebih tiap bulan untuk satu stafsus," bebernya.

Darmawan menegaskan, merupakan hak prerogatif Plt Gubernur untuk mengangkat 'pembantu' dalam hal mengelola atau menjalankan kebijakan sesuai perintahnya.

Soal kewenangan stafsus, sesuai SK yakni melakukan pendampingan, melaksanakan tugas kesekretariatan, mendukung pekerjaan program prioritas dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta membuat laporan secara berkala.

Adapun jumlah staf khusus Andi Sudirman Sulaiman sebanyak 10 orang.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel juga telah membubarkan Stafsus Gubernur Nurdin Abdullah usai tersandung hukum pada 2021 lalu.

Jumlah stafsus NA sembilan orang, mereka diberhentikan karena tak lagi membantu kerja-kerja gubernur.

Berikut jajaran Stafsus Wagub Sulsel:
1. Arif
2. Muh Hasanuddin Taiben
3. Muttaqien Yunus 
4. Zulhajar
5. Arman
6. M Rusdi
7. Rendra Darwis
8. Munawir Akil
9. Moh Anugerah
10. Irwan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved