Omicron Makin Ganas di India Setelah Muncul Jamur Hitam, Geser Varian Delta hingga 534 Meninggal
Menurut data Kementerian Kesehatan pada Rabu (5/1/2022), angka ini menambah perhitungan nasional menjadi 482.551.
TRIBUN-TIMUR.COM - India kembali diterjang masalah besar setelah tsunami virus corona varian delta dan jamur hitam.
Saat Covid-19 varian delta menerjang, sejumlah penduduk India tewas. Bahkan pohon-pohon habis ditebang untuk kremasi.
Hal itu membuat sejumlah jasad dibuang ke sungai suci India. Bahkan dibiarkan untuk dimakan hewan liar.
Saat varian delta belum hilang, muncul lagi jamur hitam.
Jamur hitampertama kali menghebohkan India.
Jamur hitam menyerang pasien Covid-19 dan berdampak sangat fatal karena bisa menyebabkan kematian secara cepat.
Beberapa waktu lalu, India melaporkan 45.374 kasus penyakit langka ini, yang dalam dunia medis disebut mucormycosis.
Baca juga: Kenali Gejala Aneh Varian Omicron yang Kini Mulai Merebak di Indonesia
Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron Terus Meningkat, Epidemolog Unhas: Boleh Jadi Sudah Ada di Makassar
Menurut Menteri Kesehatan India, Mansukh Mandaviya. Dr Raghuraj Hegde, seorang dokter bedah mata di Bangalore, telah menangani banyak pasien jamur hitam.
Setelah jamur hitam, kini muncul varian Umicron.
Pejabat kesehatan di India mengatakan gelombang ketiga pandemi virus corona telah dimulai.
India mencatat 58.097 kasus baru virus corona setiap hari, dua kali lipat dari jumlah yang dilaporkan empat hari lalu.
Kematian akibat Covid-19 bertambah 534, termasuk kematian terbaru yang dicatat negara bagian Kerala sebanyak 423.
Menurut data Kementerian Kesehatan pada Rabu (5/1/2022), angka ini menambah perhitungan nasional menjadi 482.551.
Varian Omicron yang sangat menular mulai menggeser Delta, jenis yang pertama kali ditemukan di India.
Pihak berwenang di Ibu Kota New Delhi memerintahkan orang untuk tinggal di rumah selama akhir pekan. Pemerintah mengaku khawatir kota itu akan melaporkan puluhan ribu kasus Covid-19.