Breaking News:

Tribun Makassar

Polisi Sebut Luka Bakar Siswi SMP di Makassar Bukan karena Siraman Air Keras, tapi Tersengat Listrik

Hal itu diungkapkan Kapolsek Panakkukang Kompol Andi Ali Surya, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (7/1/2021) malam.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/muslimin
RN (12) korban kekerasan air keras saat dibawa ambulans dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Makassar, Achi Soleman (kanan) saat ditemui di kantornya, Jumat (7/1/2022) sore 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Polisi menyebut, siswi SMP berinisial RN (12) yang mengalami luka bakar bukan karena siraman air keras, melainkan, tersengat arus pendek listrik.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Panakkukang Kompol Andi Ali Surya, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (7/1/2021) malam.

"Terkait kadus yang beredar di media sosial kami tegaskan jika yang kami tangani beberapa bulan yang lalu adalah korban yang tersengat arus listrik," kata Kompol Andi Ali Surya.

Hal itu, kata dia, berdasarkan hasil visum yang dikeluarkan rumah sakit yang merawat.

"Berdasarkan hasil visum dan berdasrkan keterangan dari beberapa saksi," ujarnya.

Namun demikian, lanjut Andi Ali Surya, pihaknya tetap akan menindaklanjuti jika ditemukan bukti baru.

"Namun jika memang pihak keluarga merasa memiliki bukti atau petunjuk yang lain silahkan kami akan membuka kasusnya dan melakukan penanganan perkara," terang perwira satu bunga melati itu.

Begitu juga jika didapati bukti adanya dugaan korban perdagangan manusia atau human traffcking.

"Namun jika ada pidana lain terkait masalah PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) maka kami akan berkolaborasi dengan pihak PPA dan kami juga akan mengajak kelaurga agar juga bisa melapor ke bagian PPA," jelasnya.

RN lanjut Andi Ali Surya, diduga mengalami sengatan listrik saat berada di salah satu indekos Jl Baiturrahman, Makassar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved