Breaking News:

Tribun Jeneponto

Polres Jeneponto Sebut Kades Pappalluang Gunakan Ijazah Palsu Daftar Pilkades, Terancam 7 Tahun Bui

Ia ditahan karena diduga kuat memalsukan sejumlah data saat pendaftaran Pilkades 2015 dan 2021 lalu.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Muh Rakib
Kasat Reskrim polres Jeneponto, AKP Hambali, Kamis (6/1/2022) 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Hambali menggelar konferensi pers terkait pemalsuan data Pilkades Jeneponto.

Diketahui seorang Kepala Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, bernama, Muh Said ditahan di Polres Jeneponto.

Ia ditahan karena diduga kuat memalsukan sejumlah data saat pendaftaran Pilkades 2015 dan 2021 lalu.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim saat konferensi pers di aula Mapolres Jeneponto, Kamis (6/1/2022).

"Kita tetapkan sebagai tersangka kades Pappalluang pada tanggal 31 Januari malam dengan dugaan pemalsuan data," ujarnya.

Lanjutnya, saat oknum kepala desa ditetapkan tersangka pada saat itu.

Pihak penyidik langsung melakukan penahanan terhadap tersangka.

"Setelah kita tetapkan tersangka. Kita langsung melakukan penahanan kepada yang bersangkutan," tambahnya.

Kepala Desa Pappalluang dikenakan pasal 266 ayat 1 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Ditanya soal data apa saja yang dipalsukan oleh kepala desa Pappalluang saat melengkapi berkasnya.

Ia hanya menyebutkan satu data yaitu Ijazah, padahal diduga masih ada data lain yang ikut di palsukan.

"Salah satunya ijazah," singkatnya AKP Hambali.

Sekedar diketahui bahwa kepala desa Pappalluang sudah terpilih dua periode.

Namun baru berhasil diungkap di periode keduanya.(TribunJeneponto.com)

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved