Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jenderal Dudung

Video Jenderal Dudung Dipotong, Ternyata Ini Lanjutan Kalimat 'Jangan Belajar Agama Terlalu Dalam'

Pernyataan tersebut yakni ungkapan Jendral Dudung yang mengingatkan untuk tidak mempelajari agama terlalu dalam, agar tidak melakukan penyimpangan.

Tayang:
Editor: Sakinah Sudin
Akun YouTube @TNI AD
SAD Jenderal Dudung Abdurachman saat memberikan kuliah subuh di sebuah masjid di Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa waktu lalu, sempat viral pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman " jangan terlalu dalam mempelajari agama ".

Jenderal Dudung mengucapkan itu saat mengunjungi Kodam XVII Cenderawasih dan Kodam XIV Hasanuddin.

Dalam kunjungannya Jenderal Dudung menyempatkan diri untuk melaksanakan salat subuh berjamaah dengan personil Kodam.

Baik di Masjid Nurul Amin di Yayasan Pendidikan Islam Jayapura dan Masjid HM Asyik, Makassar.

Sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang pimpinan kepada anggotanya, KSAD juga menyempatkan diri untuk memimpin salat subuh, dilanjutkan memberikan kuliah tujuh menit (kultum) subuh dan pemberian bantuan kepada pengurus masjid.

Salah satu pernyataan saat memberikan kultum di Papua tersebutlah yang disoroti netizen di media sosial awal Desember 2021.

Pernyataan tersebut yakni ungkapan Jenderal Dudung yang mengingatkan untuk tidak mempelajari agama terlalu dalam, agar tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan.

"Dan anda Pak Dudung, jangan terlalu ngurusin agama, urusin tuh para pemberontak KKB OPM di Papua," tulis @ARisnawan82 dikutip pada Minggu (5/12/2021), dilansir dari Tribunnews.com.

"Maaf Pak Dudung...urusan Agama uruaan kami ya .... Bapak urus aja KKB papua yang sudah banyak membunuh prajurit kita..." tulis Abah Kaizan

"Hanya diera Dudung TNI malah mengurus Agama bukannya urus Strategi Pertahanan Jalur Darat. Agama itu bukan sangkutpautnya pertahanan, makanya di lakukan secara bijak," tulis @firman__nurhuda.

Klarifikasi Jenderal Dudung

Kini Jenderal Dudungmeluruskan soal pernyatannya yang sempat viral terkait mempelajari agama jangan terlalu dalam. 

Klarifikasi akan pernyataan tersebut disampaikan oleh Jenderal Dudung dalam program AIMAN yang tayang secara eksklusif di KompasTV, Senin (27/12/2021).

"Saya kan kalau ke daerah-daerah itu kan memberikan kultum, kultum di masjid, nah mayoritasnya anggota sendiri," kata Dudung kepada Aiman, dilansir dari Kompas TV.

"Saya bilang kalau belajar agama jangan terlalu mendalam kalau tidak ada gurunya, tidak ada ustaznya, tidak ada kiai yang membimbingnya. Nanti salah-salah," tambah Dudung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved