Breaking News:

Polres Maros Ungkap 43 Kasus Narkoba hingga Tangkap 61 Tersangka Selama Tahun 2021, Mandai Dominasi

Kapolres mengklaim, kasus narkoba mengalami penurunan jumlah tahun 2021 dibanding 2020.

Editor: Ansar
Humas Polres Maros
Kapolres Maros, AKBP Fatchur Rochman didampingi Kabag Ops Kompol Muh JasardiĀ  merilis langsung capaiannya di Aula Promoter Polres Maros, Kamis (30/12/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Polres Maros merilis hasil kinerja penanganan kasus narkoba selama tahun 2021.

Polres yang dipimpin Kapolres Maros, AKBP Fatchur Rochman didampingi Kabag Ops Kompol Muh Jasardi merilis langsung capaiannya di Aula Promoter Polres Maros, Kamis (30/12/2021).

Kapolres mengklaim, kasus narkoba mengalami penurunan jumlah tahun 2021 dibanding 2020.

"Diimana pada tahun sebelumnya, Polres Maros mengungkap sebanyak 60 kasus dengan jumlah tersangka 86 orang," kata Fatchur.

Namun saat 2021 Polres Maros berhasil mengungkap 43 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 61 orang.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Maros Sudah Divaksin Polres Maros, AKBP Fatchur Rochman Kini Jalankan Rencana

Baca juga: Begini Cara Polres Maros Bikin Pengendara Tertib Berlalulintas dan Taat Protokol kesehatan

"Untuk tindak pidana narkoba ditahun 2021 mengalami penurunan jumlah dibanding tahun 2020. Tingkat penyelesaian perkara 97 persen," katanya.

Para tersangka yang diamankan didominasi berperan sebagai kurir.

"Para kurir ini memasarkan atau mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Maros. Jadi rata-rata para kurir ini bukan warga Maros,"katanya.

Barang bukti yang diamankan Polres Marios berupa narkoti golongan 1, seperti sabu-sabu  hingga tembakau sintetis jenis gorilla.

Dari 43 kasus yang ditangani tersebut terdapat 61 tersangka. Para tersangka berusia 18-35 tahun.

"Dari 43 kasus tersebut, tersangka mayoritas mereka orang dewasa atau usia produktif dari usia 18 tahun hingga 35 tahun," kata dia.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Maros Sudah Divaksin Polres Maros, AKBP Fatchur Rochman Kini Jalankan Rencana

Baca juga: Begini Cara Polres Maros Bikin Pengendara Tertib Berlalulintas dan Taat Protokol kesehatan

Ia menyebut kasus terbanyak di wilayah Kecamatan Mandai.

Mandai merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Maros dengan Kota Makassar.

"Sementara barang bukti yang disita yakni sabu, tembakau sintetis serta obat-obatan keras," katanya.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak main main dengan narkoba ini," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved