Breaking News:

Tribun Jeneponto

Kok Bisa, 9 Anggota DPRD Jeneponto Belum Divaksin? Inisial JS, HC, HR dan SY Tak Berikan Alasan

Ia mengatakan setelah pihaknya mengkonfirmasi data melalui aplikasi peduli lindungi itu ada beberapa anggota DPRD yang belum divaksin.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Muh Rakib
Wakil ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, Rabu (22/12/2021) 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Sebanyak sembilan anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan belum menjalani vaksinasi.

Dari sembilan tersebut hanya lima yang memberi kabar dan alasan.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, Rabu (22/12/2021) siang.

Ia mengatakan setelah pihaknya mengkonfirmasi data melalui aplikasi Peduli Lindungi, ada beberapa anggota DPRD yang belum divaksin.

"Di DPRD Jeneponto itu ada 40 orang, 1 meninggal dunia berarti sisa 39. Dari 39 anggota DPRD ini, ada 2 orang yang terkonfirmasi sakit, kemudian 1 orang dalam kondisi hamil kemudian ada 1 orang ayahanda kita dan saya yakin beliau sudah vaksin karena sudah terkonfirmasi," ujarnya saat ditemui di kantornya.

Selain dari ke 5 data yang disampaikan tersebut, masih ada 4 orang yang belum memberikan alasan, kenapa ia belum menjalani proses vaksinasi padahal ini sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun ini.

"4 orang yang lainnya itu saya belum mendapatkan konfirmasi langsung kemudian datanya juga belum terdeteksi di aplikasi peduli lindungi ini," katanya.

Meski demikian ia menyakini dari 40 orang anggota DPRD Jeneponto tinggal 4 orang yang belum divaksin.

Baca juga: Viral Joki Vaksin Covid-19 di Pinrang Ngaku 17 Kali Disuntik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

Baca juga: Siapa Saja Anggota DPRD Jeneponto Belum Divaksin? Jubir Covid Tak Berani Sebut

"Kemungkinan besar hanya sisa 4 orang yang belum melakukan vaksin. Itupun saya harus klarifikasi lagi kepada yang bersangkutan apakah sudah vaksin apa belum," bebernya.

Meski Wakil Ketua II DPRD Jeneponto mengetahui siapa saja yang belum divaksin. Namun ia enggan menyebutkan namanya.

"Saya mungkin sebut inisialnya saja ada JS kemudian ada HC kemudian ada HR dan ada lagi SY jadi 4 ini saya katakan berulang-ulang, saya belum menggaransi mereka belum vaksin," ungkapnya.

Karena kadang juga ada anggota DPRD yang melakukan vaksinasi di masyarakat.

"Boleh jadi mereka melakukan vaksinasi ketika mereka vaksin di kegiatan di masyarakat atau bisa saja mandiri," tuturnya.(TribunJeneponto.com)

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved