Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Ibu Bahagia Ibu Berdaya

Menjadi seseorang yang berbahagia adalah tujuan hidup manusia. Bahagia di dunia terlebih lagi di akhirat nanti.

Editor: Sudirman
Mauliah Mulkin
Mauliah Mulkin 

Mauliah Mulkin

Penulis dan pemerhati pendidikan anak dan keluarga

Menjadi seseorang yang berbahagia adalah tujuan hidup manusia. Bahagia di dunia terlebih lagi di akhirat nanti.

Buku-buku yang membicarakan dan mengarahkan orang-orang tentang cara hidup bahagia terus diproduksi dengan berbagai varian isi.

Seminar, ceramah, dan pelatihan bagaimana seseorang memiliki keterampilan hidup yang memampukannya menjalani hidup secara seimbang terus-menerus diselenggarakan.

Semua ini semakin menunjukkan betapa penting dan berharganya kehidupan yang diselimuti rasa bahagia.

Tak terkecuali seorang ibu yang menjadi tempat bersandar tubuh-tubuh yang letih.

Di tengah persoalan manusia yang tak berkesudahan, ibu adalah rumah kembali bagi hati yang gundah, saat berbagai tawaran kesenangan tidak mampu memuaskan jiwa yang dahaga.

Ibu akan selamanya menjadi orang pertama yang dicari keberadaannya oleh siapa pun yang kembali ke rumah.

Terlepas apakah ibu memiliki kesiapan untuk merangkul semua kekalutan itu.

Barangkali inilah salah satu makna diciptakannya rahim bagi perempuan, karena ia dipersiapkan untuk memiliki jiwa pengasih bagi sesama, terkhusus anak-anaknya yang turut serta menjadi tanggung jawabnya.

Sehingga ketidakhadiran sosok ibu akan sangat berdampak pada perkembangan psikis seorang anak. Apakah ketidakhadiran tersebut dalam makna sesungguhnya atau yang hanya berupa kiasan saja.

Pertanyaan yang menyusul kemudian adalah, apakah para ibu yang ada di negeri ini sudah mampu memberdayakan dirinya, khususnya secara mental dan psikologis?

Memang penting memperhatikan aspek lahir setiap kebutuhan mereka, namun yang lebih penting dari semua itu adalah bagaimana mendidik dan membangun mentalnya agar memiliki kesiapan yang mumpuni.

Karena sejatinya kesiapan menghadapi dan menerima suatu masalah dimulai dari dalam diri atau yang berkaitan dengan mental atau batin seseorang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved