Breaking News:

Inilah Ayat yang Menjelaskan Bayarlah Upah Orang Sebelum Keringatnya Kering

Al Munawi berkata, “Diharamkan menunda pemberian gaji padahal mampu menunaikannya tepat waktu.

tribunnews
ilustrasi cek rekening 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Untuk setiap majikan atau pemilik perusahaan atau pemerintah.

Hendaklah tidak mengakhirkan gaji bawahannya dari waktu yang telah dijanjikan, saat pekerjaan itu sempurna atau di akhir pekerjaan sesuai kesepakatan.

Pimpina Pesantren Darush Shalihin, Muh Abduh Tuasikal, menjelaskan di rumaysho.com, jika disepakati, gaji diberikan setiap bulannya, maka wajib diberikan di akhir bulan.

Jika diakhirkan tanpa ada udzur, maka termasuk bertindak zalim.

Allah Ta’ala berfirman mengenai anak yang disusukan oleh istri yang telah diceraikan.
,
فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ

“Kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya.” (QS. Ath Tholaq: 6).

Baca juga: Mendadak Jadi Miliarder, Pria Mojokerto Ini Lupa Pernah Menabung Crypto

Dalam ayat ini dikatakan bahwa pemberian upah itu segera setelah selesainya pekerjaan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memerintahkan memberikan upah sebelum keringat si pekerja kering.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved