Breaking News:

Tribun Jeneponto

Masih Ada Anggota DPRD Jeneponto Belum Divaksin, Bupati: Paksa dan Saya Tanggung Jawab

Diketahui baru mencapai 59,59 persen. Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menargetkan 70 persen hingga akhir Desember.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB
Sekwan DPRD Jeneponto, Muh Yusuf Pakihi saat coffe morning di Ruang Pola Panrannuanta, Senin (20/12/2021). 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Capaian vaksinasi di Kabupaten Jeneponto masih terendah di Sulawesi Selatan.

Diketahui baru mencapai 59,59 persen. Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menargetkan 70 persen hingga akhir Desember.

Selama ini, Pemkab Jeneponto mendesak warga agar segera melakukan vaksinasi.

Namun pada kenyataannya, masih ada beberapa anggota DPRD Jeneponto belum melakukan vaksin.

Hal ini disampaikan oleh Sekwan DPRD Jeneponto, Muh Yusuf Pakihi saat coffe morning di Ruang Pola Panrannuanta, Senin (20/12/2021).

"Termasuk anggota DPRD, saya sudah bicara dengan kepala dinas kesehatan segera dibuatkan surat agar ada alasan saya untuk mendesak semua anggota DPRD yang belum melakukan vaksin," ujar Muh Yusuf Pakihi.

"Masih ada yang belum vaksin. Sisanya itu kita tekan kembali supaya dia selesaikan vaksinnya," tambahnya.

Sementara Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengatakan, anggota DPRD Jeneponto yang belum vaksin akan ditahan gajinya.

"Anggota DPRD jangan kasih gajinya kalau belum vaksin," ungkapnya.

Meski demikian gaji DPRD langsung ditransfer masuk ke rekening masing-masing melalui BPKAD.

Selain itu, Iksan Iskandar meminta nama anggota DPRD Jeneponto yang belum divaksin.

Menurutnya, akan dilakukan paksaan kepada anggota DPRD untuk divaksin.

"Kasihkah daftarnya yang belum vaksin, paksaki sedikit biar dia rasa. Saya yang tanggungjawab, jangan mako takut," tegas Iksan Iskandar.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved