Omicron
Bukan Hilang Penciuman atau Perasa, ini 8 Gejala Infeksi Omicron yang Paling Banyak Ditemukan
Gejala yang dimiliki seseorang ketika terinfeksi varian Omicron sebenarnya tak berbeda jauh dari Covid-19 lainnya
Gejala infeksi Covid-19 varian Omicron
Seseorang yang terinfeksi Covid-19 akan mengalami dua gejala: ringan hingga berat. Namun, tak semua orang yang terpapar dapat memperlihatkan gejala.
Gejala yang dimiliki seseorang ketika terinfeksi varian Omicron sebenarnya tak berbeda jauh dari Covid-19 lainnya.
Sekian gejala umum seperti kehilangan penciuman, demam, sakit kepala, batuk adalah contohnya.
Melansir dari Kompas.com, infeksi varian Omicron cenderung menyebabkan gejala kelelahan dan nyeri tubuh. Kedua gejala ini dinilai lebih banyak muncul daripada kehilangan kemampuan penciuman atau perasa.
Ini gejala terinfeksi varian Omicron yang sudah diketahui:
1. Kelelahan
Kelelahan ekstrem akan dialami oleh seseorang yang terinfeksi varian Omicron, seperti varian-varian sebelumnya.
2. Berkeringat di malam hari
Dokter umum Afrika Selatan Unben Pillay menyarankan berkeringat di malam hari dengan jumlah yang sangat banyak dimasukkan sebagai gejala varian Omicron.
3. Tenggorokan gatal
Dokter di Afrika Selatan Angelique Coetzee mengatakan pasien yang terinfeksi Omicron mengeluh tenggorokannya gatal dan bukan sakit tenggorokan.
Angelique menambahkan para pasien merasakan rasa gatalnya tak biasa dan lebih menyakitkan.
4. Sakit tenggorokan
Studi Zoe Covid (covid.joinzoe.com) mengungkapkan orang yang terinfeksi Covid-19 melaporkan sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan ini ringan dan berlangsung tak lebih dari 5 hari.