Breaking News:

Penyerangan Asrama Mahasiswa

Danny Pomanto Pakai Posko Makassar Recover untuk Redakan Pertikaian Mahasiswa dari 2 Daerah

Dua kelompok mahasiswa dari daerah berbeda Sulawesi Selatan ( Sulsel ) terlibat pertikaian dalam tiga hari terakhir, di Makassar, Sulsel.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Posko kontainer Makassar Recover di Jl Andi Mangerangi, Makassar, Sulsel, saat terpantau, Minggu (19/9/2021).  

Laporan jurnalis Tribun-Timur.com, Siti Aminah

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Dua kelompok mahasiswa dari daerah berbeda Sulawesi Selatan ( Sulsel ) terlibat pertikaian dalam tiga hari terakhir, di Makassar, Sulsel.

Terkait dengan konflik horizontal tersebut, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto menegaskan agar seluruh stakeholder, mulai dari Polrestabes, Kodim, camat, hingga lurah memperketat pengamanan.

"Saya koordinasi terus dengan Dandim dan Kapolrestabes, termasuk camat, lurah, saya perintahkan memonitor asrama dan tempat kos dari dua pihak yang bertikai," ucap Danny Pomanto saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (28/11/2021).

Salah satu upayanya untuk mencegah keberlanjutan pertikaian ini, Danny Pomanto mengaku telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dari daerah asal kedua kubu mahasiswa.

"Saya monitor terus, beberapa sudah diidentifikasi. Kita tenangkan dulu semua," katanya.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Tana Luwu dan Bone Bertemu di Makassar, Listan CR: Mahasiswa Luwu-Bone Bersatulah!

Selain itu, posko Makassar Recover juga akan difungsikan sebagai posko pengamanan.

Petugas akan berjaga selama 24 jam penuh di area tersebut.

Danny Pomanto mengimbau agar masyarakat tidak mengunggah konten kekerasan yang bisa memicu terjadinya peperangan.

Hal tersebut perlu diantisipasi, jangan sampai ada yang memprovokasi, dan sengaja menyerang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved