Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sudah Diresmikan Presiden Joko Widodo, Proyek 'Triliunan' Bendungan Karalloe Rupanya Masih Sengketa

Sunarti, selaku pemilik lahan dari orangtuanya kecewa kepada Presiden RI saat meresmikan bendungan Karalloe.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Saldy Irawan
Humas Pemprov Sulsel
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meresmikan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulsel, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUN JENEPONTO.COM - Peresmian bendungan Karalloe di perbatasan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menuai sorotan.

Pasalnya masih banyak lahan warga Jeneponto belum dibayarkan.

Sunarti, selaku pemilik lahan dari orangtuanya kecewa kepada Presiden RI saat meresmikan bendungan Karalloe.

Ia mengatakan kenapa bendungan Karalloe diresmikan padahal ada beberapa lahan yang masih bersengkata.

"Iye, masih banyak lahan yang belum dibayarkan," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Sabtu (27/11/2021) siang.

Bukan hanya dia yang belum dibayarkan ganti rugi lahannya tetapi masih ada puluhan orang belum dibayarkan.

"Masih sekitar 30 orang yang punya lahan itu belum dibayarkan," katanya.

Menurutnya, ia pernah ditawari untuk memasukkan berkas agar dibayarkan lahannya.

Tetapi harga lahan tidak sesuai dengan nilai jual yang diberikan oleh pihak pengurus pembebasan lahan bendungan Karalloe.

"Nahubungi teruska, kapanpi baru kasih masuk berkasta. Tidak mau kasih masuk berkas karena tidak sesuai harga lahan, bagaimana kita mau kasih masuk berkasnya karena kau cuma membayar tidak sesuai harganya," bebernya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved