Breaking News:

World Superbike

Fakta Terkuak Keluarga Copet di Sirkuit Mandalika Ternyata Sudah 50 Kali Beraksi, hingga ke Malaysia

Direskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata menjelaskan, komplotan tersebut juga melakukan aksi pencopetan hingga ke luar negeri.

(Humas Polda NTB)
Komplotan pencuri asal Jakarta saat jumpa pers di Polda NTB, para pelaku melakukan aksinya saat perhelatan Word Superbike di Sirkuit Mandalika 21 November 2021 lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Fakta terkuak, satu keluarga berkomplot melakukan pencopetan tertangkap saat perhelatan World Superbike ( WSBK ) di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (21/11/2021) lalu.

Rupanya komplotan yang terdiri dari delapan orang tersebut tidak hanya beraksi di Lombok.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata menjelaskan, komplotan tersebut juga melakukan aksi pencopetan hingga ke luar negeri.

Seperti Singapura dan Malaysia.

Showcase Telkomsel 5G_1-2 : Telkomsel untuk pertama kalinya menggelar jaringan 5G di Kawasan Mandalika International Street Circuit serta menghadirkan beberapa showcase, seperti teknologi VR 360, 5G Robot, dan VR Cloud Gaming yang dapat dinikmati seluruh masyarakat dan pengunjung.
Showcase Telkomsel 5G_1-2 : Telkomsel untuk pertama kalinya menggelar jaringan 5G di Kawasan Mandalika International Street Circuit serta menghadirkan beberapa showcase, seperti teknologi VR 360, 5G Robot, dan VR Cloud Gaming yang dapat dinikmati seluruh masyarakat dan pengunjung. (handover)

Baca juga: Dua Bocah Asyik Mandi di Genangan Air Sirkuit Mandalika

Bahkan aksi kejahatan mereka tercatat dilakukan hingga puluhan kali.

"Jadi mereka tidak hanya beroperasi di Lombok, melainkan di daerah lain seperti Batam, di mana mereka sudah 50-an kali penjambretan, bahkan sampai ke Malaysia dan Singapura," ungkap Hari.

Hari Brata mengemukakan, sebenarnya ada delapan orang dalam kelompok tersebut.

Empat di antaranya yakni DC, LO, DA adalah satu keluarga.

Sedangkan AW ialah tetangga mereka. Komplotan itu datang dari Jakarta pada Jumat (19/11/2021).

Mereka menginap di sebuah kos-kosan di Desa Gerupuk.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved