Kesehatan
Gejala DBD Pada Anak dan Kapan Harus ke Rumah Sakit
Salah satu penyakit yang rawan menjangkiti anak-anak di musim penghujan seperti saat ini adalah demam berdarah dengue (DBD).
TRIBUN-TIMUR.COM - Di musim penghujan seperti saat ini, berbagai penyakit mengincar siapa saja, khususnya anak-anak.
Salah satu penyakit yang rawan menjangkiti anak-anak di musim penghujan seperti saat ini adalah demam berdarah dengue (DBD).
Gejala demam berdarah pada anak terkadang mirip dengan flu, sehingga masalah kesehatan ini terlambat dideteksi.
Padahal, penanganan medis yang tepat penting untuk mengatasi demam berdarah. Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini, kenali beberapa ciri-ciri DBD pada anak, cara mengatasi, sampai kapan perlu waspada dengan penyakit ini.
Gejala DBD pada anak
Melansir Baby Centre, ada beberapa tanda demam berdarah pada anak yang biasanya dirasakan penderitanya, antara lain:
Demam tinggi, suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat Celsius
- Rewel dan gelisah
- Badan lemas dan kerap mengantuk
- Sering menangis
- Gusi pendarahan atau hidung mimisan
- Muncul ruam di kulit
- Sering muntah, bisa sampai tiga kali sehari
- Bagian belakang mata terasa sakit, terutama saat bola mata digerakkan
- Badan terasa sakit karena nyeri otot dan sendi