Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wajo

Dualisme Ketua PPP Wajo, Dua Kader Senior Ancam Tinggalkan Partai Kakbah

Dua kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wajo mengancam mundur dari partai kakbah.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
dua tokoh senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Wajo, Damri (kiri) dan Yusmianti Cauga (kanan). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Dua kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wajo mengancam mundur dari partai kakbah.

Hal ini disebabkan adanya konflik internal PPP Wajo setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

Dua kubu saling klaim sebagai ketua PPP Wajo.

Risaldi Odda dipilih sebagai ketua partai melalui rapat formatur dan Sufriadi Arif ditunjuk oleh DPP pasca Muscab VII PPP Wajo.

Lima formatur adalah Andi Suryawijaya Ghalib dari DPP, Imam Fauzan dari DPW, Risaldi Odda dari DPC, Ilham dan Adi Karya dari PAC.

Formatur memilih Risaldi Odda sebagai Ketua, dan Yusmianti Cauga sebagai Sekretaris DPC PPP Wajo periode 2021-2026.

Namun belakangan, muncul nama Sufriadi Arif sebagai Ketua dan Asriadin Mase sebagai Sekretaris DPC PPP Wajo.

Buntutnya, dua kader terbaik PPP Wajo yakni Yusmianti Cauga dan Damri bakal mengundurkan diri dari partai.

Alasannya, partai tidak menjalankan hasil Muscab VII PPP Wajo di Hotel Sallo Sengkang pada akhir Oktober 2021 lalu.

"Jika memang nantinya Sufriadi Arif ditetapkan ketua berdasarkan SK DPP, saya menyatakan diri mengundurkan diri dari PPP," ujar Yusmianti Cauga, Senin (22/11/2021).

"Tidak ada gunanya kita sebagai kader yang diminta taat sama aturan partai, tapi ternyata DPP sendiri yang tidak menjalankan aturan yang telah dibuat," ujarnya.

Menurut mantan anggota DPRD Wajo periode 2014-2019 itu, tidak ada gunanya Muscab yang telah memilih formatur bertugas menyusun kepengurusan.

Jika akhirnya orang yang tidak disepakati formatur menjadi Ketua DPC.

"Lebih baik Muscab ditiadakan saja, jika akhirnya DPP yang akan menentukan ketua. Dan kami berharap Ketua DPW bersama jajaran menyikapi hal ini dan mempertanyakan ke DPP," katanya.

Senada dengan itu, Damri yang juga tokoh senior di PPP Wajo menyesalkan adanya klaim dari pihak Sufriadi Arif.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved