Breaking News:

Tribun Jeneponto

Aksi Demonstrasi Sambut Presiden Jokowi di Jeneponto Dapat Izin Polisi?

Pemuda Jeneponto yang tergabung di Front Aktivis Mahasiswa Indonesia (Faksi) tak diterima kedatangan Jokowi.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Saldy Irawan
tribuntimur.com/rakib
Surat pemberitahuan aksi kepada Polres Jeneponto, Minggu (21/11/2021) 

TRIBUN JENEPONTO.COM - Rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan tidak diterima sejumlah pemuda.

Pemuda Jeneponto yang tergabung di Front Aktivis Mahasiswa Indonesia (Faksi) tak diterima kedatangan Jokowi.

Apalagi hanya untuk meresmikan Bendungan Kareloe.

Pasalnya masih banyak lahan masyarakat yang belum dibayarkan tanahnya.

Lokasi yang digunakan untuk membuat Bendungan merupakan tanah milik warga.

Ketua Faksi, Dhedi Arsandi selaku jendral lapangan akan mengadakan aksi unjukrasa untuk menghalau kedatangan Jokowi dan meresmikan Bendungan Kareloe.

Karena persoalan lahan masyarakat yang belum semuanya terbayarkan.

"Faksi akan melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan kedatangan Jokowi di Jeneponto. Karena kami menduga masih banyak lahan yang belum terbayarkan," ujarnya sesuai surat pemberitahuan aksinya ke Polres Jeneponto, Minggu (21/11/2021) malam.

Menurutnya, sebelum diresmikan harusnya seluruh lahan yang terpakai itu diberikan ganti rugi.

"Masih banyak lahan belum terbayarkan, namun sudah mau diresmikan Bendungan Kareloe," katanya.

Aksi demonstrasi akan berlangsung di hari kedatangan Jokowi.

"Hari selasa 23 November, dengan jumlah massa kurang lebih 35 orang," bebernya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved