Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kisruh Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa di Bulukumba, Calon Minta Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba, Sulsel, diminta untuk menganulir hasil pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
erna
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) diminta untuk menganulir hasil pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba, Sulsel, diminta untuk menganulir hasil pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Khsususnya di Desa Tanah Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Itu menyusul adanya dugaan kecurangan saat proses pencoblosan yang diselenggarakan pada 10 November 2021 lalu. 

Baik calon maupun warga setempat telah melayangkan surat ke kantor PMD agar tuntutan mereka dipenuhi

Erna salah satu calon Anggota BPD Dusun Pangi, Desa Tanah Toa, menduga kuat ada permainan.

Indikasi itu salah satunya adanya suara batal yang tak lazim, yakni mencapai 60 lebih surat suara.

"Indikasi lain karena panitia tidak menghitung jumlah surat suara yang terpakai dan tidak terpakai sebelum perhitungan suara," kata Erna, Selasa (16/11/2021) siang, melalui sambungan telepon.

Sehingga dia meminta agar ada proses ulang pemungutan suara. 

"Sudah kami laporkan ke PMD, kita lihat panitia tidak netral," tambahnya.

Sementara itu Jumaling salah satu kerabat calon PMD juga mengindikasikan kecurangan panitia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved