Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Pernah Rival di Pilwali Makassar, Appi & Danny Kembali Saling Tantang di Hadapan Dubes Kroasia

Dalam pertemuan itu, Nebojsa Koharovic didampingi calon Konsulat Kehormatan Kroasia untuk Indonesia Timur, Munafri Arifuddin.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/muslimin
Duta besar Kroasia untuk Indonesia, Nebojsa Koharovic menemui Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di kediaman pribadi Moh Ramdhan Pomanto di Jl Amirullah, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (10/11/2021) sore 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Duta besar Kroasia untuk Indonesia, Nebojsa Koharovic menemui Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Pertemuan keduanya berlangsung di kediaman pribadi Moh Ramdhan Pomanto di Jl Amirullah, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (10/11/2021) sore.

Dalam pertemuan itu, Nebojsa Koharovic didampingi calon Konsulat Kehormatan Kroasia untuk Indonesia Timur, Munafri Arifuddin.

Pertemuan itu berlangsung cair. Sesekali diselingi canda dan tawa.

Diketahui, ini kali pertama pertemuan Munahfri 'Appi' dengan Danny Pomanto pasca Pilwali Makassar 2020 lalu. 

Appi sapaan Munafri Arifuddin tampak begitu akrab dengan Danny Pomanto yang merupakan rivalitas pada Pilwali 2020.

Ada berbagai isu kerjasama yang dibicarakan dalam pertemuan itu.

Seperti kerja sama di sektor industri otomotif yang low emisi, pembangunan kota dan sektor pariwisata.

Danny Pomanto, merespon baik usulan Appi yang meminta agar seluruh kendaraan dinas  Pemkot Makassar beralih ke mobil atau motor bertenaga listrik.

Tujuannya, untuk mendukung isu ekologi lingkungan atau yang rendah emisi atau polusi udara akibat pembakaran energi fosil atau bahan bakar minyak.

"Tantangan pak Appi tadi, bagiamana kalau semua kendaraan dinas kita beralih ke kendaraan listrik? Itu menarik sekali, dan saya sangat interest," kata Danny ditemui seusai pertemuan.

Terlebih Krosia, kata Danny sudah sejak lama mengembangkan otomotif berbahan bakar listrik.

"Kroasia sekarang negara yang paling cepat memproduksi kendaraan listrik," ujarnya.

Selain itu, kata Danny, pihaknya juga akan banyak belajar terkait management pengelolaan pariwisata Kroasia.

Terbukti dengan banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke negaranya pecahan Yugoslavia itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved