Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Curhat Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Selama Jembatan Miring Ditutup, Hasil Bumi Sulit Dipasarkan

Wakil Ketua 1 DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM mengatakan, dampak penutupan Jembatan Miring sangat dirasakan Pemkab Luwu Timur.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
ivan ismar
Wakil Ketua 1 DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga Kabupaten Luwu Timur ikut merasakan dampak dari penutupan Jembatan Miring di Palopo.

Wakil Ketua 1 DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM mengatakan, dampak penutupan Jembatan Miring sangat dirasakan Pemkab Luwu Timur.

Siddiq mengatakan pembangunan yang tengah berlangsung di wilayah Luwu Timur ikut terhambat.

"Iya berpengaruh, disamping BBM, distribusi barang juga terganggu," 

"Akibatnya beberapa proyek (Pemkab Luwu Timur) terganggu karena terlambatnya pasokan barang," kata Siddiq dihubungi TribunLutim.com, Selasa (9/11/2021).

"Iya, semen tidak masuk, beberapa bahan peralatan tidak bisa didistribusi," kata HM Siddiq BM.

Bukan hanya pembangunan, ekonomi warga pun ikut berpengaruh.

"Hasil bumi menjadi susah dipasarkan gabah dan ikan," kata Siddiq.

"Kalau berhubungan (dinas luar) pemerintah, bisa via virtual. Yang diutamakan diurus adalah kepentingan rakyat. Ekonomi menjadi rusak harus dicarikan jalan keluar," katanya.

Ia pun berharap agar Jembatan Miring ini segera kembali berfungsi normal karena dampaknya sangat terasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved