Breaking News:

Tribun Pinrang

Dua Unit Toko Mebel di Jalan Langnga Pinrang Terbakar, Kepulan Asap Terlihat di Masjid Al Munawir

Salah satu jamaah masjid, Udin, mengatakan kepulan asap itu terlihat sekitar pukul 05.40 Wita.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
Ist
Kepulan asap kebakaran di Jalan Poros Langnga terlihat di Masjid Al Munawir Pinrang, Rabu, (3/11/2021) 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Dua unit usaha mebel ludes terbakar di Jalan Poros Pinrang Langnga, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Rabu, (3/11/2021) sekira pukul 05.00 Wita.

Kepulan asap dari kebakaran tersebut terlihat di bagian kota Pinrang.

Salah satunya di Masjid Al Munawir Pinrang, Jalan Bintang, Kecamatan Watang Sawitto.

Sejumlah jamaah Masjid Al Munawir pun mengaku panik.

Pasalnya, para jamaah melihat kepulan asap membumbung tinggi usai salat subuh.

Salah satu jamaah masjid, Udin, mengatakan kepulan asap itu terlihat sekitar pukul 05.40 Wita.

"Kami panik, karena kepulan asapnya sudah tinggi sekali dan tebal," kata Udin kepada Tribun-Timur.com, Rabu, (3/11/2021).

Dikatakan, para jamaah juga bertanya-tanya.

Itu kepulan asap dari mana.

"Tadi itu kami belum tahu sumber kebakarannya. Jadi, jamaah bertanya-tanya asap tersebut dari mana," ucapnya.

"Ternyata kebakaran hebat itu terjadi di Jalan Langnga. Dan asapnya terlihat sampai di masjid. Padahal jarak masjid dan lokasi itu lumayan jauh," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua unit usaha mebel ludes terbakar di Jalan Poros Pinrang Langnga, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Rabu, (3/11/2021) sekira pukul 05.00 Wita.

Dua pemilik usaha mebel tersebut yakni Nurul Hanif (43) dan Faizin (38).
Dari pantauan langsung, dua unit usaha mebel tersebut rata dengan tanah dan tidak ada yang bisa diselamatkan.
Tampak garis polisi sudah dipasang di lokasi.
Terlihat pula pihak PLN tengah memperbaiki listrik di lokasi tersebut.
Faizin mengatakan pada saat kejadian, ia hendak salat subuh.
Namun, ia langsung melihat ada kobaran api di samping tempat mebelnya.
Ia kemudian membangunkan tiga orang pekerja yang masih tidur.
Mereka pun berlarian keluar rumah dengan menerobos kobaran api yang sudah membesar.
Namun, tiga orang pekerja tersebut terkena api.
"Api sudah membesar dan tidak ada jalan lain kecuali menerobos api," kata Faizin.
Dikatakan, tiga pekerjanya itu saat ini berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Mereka langsung dibawa ke RSUD Lasinrang Pinrang," ucapnya.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 
Adapun ketiga korban luka bakar yakni Ahlis (23), Ramdani (20) dan Isfan (30).
Ahlis mengalami luka bakar 50 persen.
Sementara Ramdani luka bakarnya 29 persen dan Isfan 20 persen.
Komunikasi/Asasemen Tim Damkar Regu 2 Pos Kota, Suparlang mengatakan pihaknya sampai ke lokasi pada pukul 05.30 Wita.
Lima unit mobil Damkar diturunkan untuk melakukan pemadaman.
Api baru bisa dipadamkan pada pukul 06.45 Wita.
"Kurang lebih dua jam sudah terhitung pendinginan," ujarnya.
Suparlang mengatakan, kebakaran ini diduga terjadi karena arus listrik.
"Dugaan sementara karena arus listrik. Kemudian api cepat berkobar karena banyak bahan mebel atau kayu yang mudah terbakar," imbuhnya.
Adapun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir Rp 700 juta.
Kerugian materil pemilik mebel Faizin yakni satu unit sepeda motor, peralatan tukang beserta bahan-bahan mebel, dan tiga handphone.
Sementara kerugian materil pemilik mebel Nurul Hanif yakni satu unit rumah kayu, dan perlatan tukang beserta bahan-bahan mebel.

Laporan wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved