Tribun Maros
Chaidir Harap Tempe Jadi Potensi Makanan Lokal Pencegahan Stunting di Maros
Sebagian besar masyarakat masih berpikir kebutuhan protein harus dipenuhi dari daging, ayam atau telur.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
"Tempe itu sangat luar biasa kandungan proteinnya, kalsium dan zat gizi lainnya. Orang luar bahkan menyebut tempe sebagai the miracle food. Makanan ini bisa jadi prioritas utama dalam menangani masalah gizi," ungkapnya.
Bergabung secara virtual, Direktur Seameo Recfon, Muchtaruddin Mansyur mengungkapkan, TP PKK bersama pendidik PAUD yang menjadi peserta workshop, semoga bisa menerapkan ilmu yang diperolah dalam workshop dalam kehidupan sehari-hari.
"Peserta semoga bisa menerima materi dengan baik, diaplikasikan juga disosialisasikan ke rumah tangga lain," ungkapnya.
Usai materi, peserta akan diarahkan untuk mempraktikkan pengolahan pangan lokal tinggi protein berbahan dasar tempe.
"Jika semua ibu-ibu bisa kreatif dalam pengolahan pangan protein tinggi, anak-anak akan lebih tertarik untuk mengonsumsinya. Masalah kekurangan protein pada anak-anak kita akhirnya bisa teratasi," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/workshop-menu-pangan-lokal-tinggi-protein-di-maros.jpg)