Breaking News:

Hari Sumpah Pemuda

Karena Omnibus Law Hingga UU ITE, Mahasiswa Makassar Ganjar Kartu Merah Jokowi

Tuntutan mahasiswa ini disampaikan pada momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan cara menggelar demonstrasi di Makassar

Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA
Aksi teaterikal warnai unjuk rasa Sumpah Pemuda di depan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Jl Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (28/10/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar beri kartu merah ke Presiden Joko Widodo.

Kartu merah itu disuarakan saat berunjuk rasa di depan kampus mereka Jl Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (28/10/2021) sore.

Unjuk rasa memperingati Sumpah Pemuda yang diikuti seratusan mahasiswa Unismuh. Mereka menamakan diri Aliansi Unismuh Satu.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengevaluasi tujuh tahun kinerja kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, banyak kebijakan yang dimunculkan tidak pro terhadap rakyat.

"Kita memperingati momentum Sumpah Pemuda hari ini untuk mengevaluasi dan memberikan peringatan," kata Korlap Aliansi Unismuh Satu, Alfarabi ditemui disela aksi.

"Dan kita sudah memberikan peringatan kartu merah untuk rezim Jokowi," sambungnya.

Menurutnya, kartu merah untuk rezim Jokowi itu adalah hasil konsolidasi gabungan fakultas di Unismuh.

"Jadi grand isu Kartu Merah untuk rezim Jokowi ini merupakan hasil konsolidasi. Dimana turunannya itu bersumber dari banyaknya pembungkaman demokrasi," bebernya.

Selain itu, beberapa persoalan lain seperti isu amandemen UUD 45.

Rencana penghapusan premium juga menjadi alasan kinerja Jokowi harus dievaluasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved