Breaking News:

Tribun Sulsel

Pengungsi Asal Luar Negeri di Makassar Capai 1.624 Orang

Selama tahun 2021, Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) makassar telah melakukan pendetensian terhadap 9 orang.

Editor: Hasriyani Latif
Kemenkumham Sulsel
Suasana rakor penanganan pencari suaka dan pengungsi yang digelar Kemenkumham Sulsel kerjasama Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan Organisasi Internasional terkait Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia di Aula Kantor Balaikota Makassar, Kamis (28/10/2021).  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan, Harun Sulianto menghadiri rakor penanganan pencari suaka dan pengungsi di Makassar. 

Rakor yang merupakan kerjasama Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan Organisasi Internasional terkait Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia diselenggarakan di Aula Kantor Balaikota Makassar, Kamis (28/10/2021). 

Menurut Harun saat ini di Kota Makassar tercatat ada 1.624 orang pengungsi, 1.245 pria dan 379 wanita yang tersebar di 20 Community House se-Kota Makassar. 

Selama tahun 2021, Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) makassar telah melakukan pendetensian terhadap 9 orang, pemulangan ke negara ketiga (resetlement ) sebanyak 2 orang.

Kemudian pemulangan sukarela sebanyak 16 orang, dan pemindahan dari rudenim makassar ke Rudenim lain sebanyak  56 orang. 

Suasana rakor penanganan pencari suaka dan pengungsi yang digelar Kemenkumham Sulsel kerjasama Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan Organisasi Internasional terkait Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia di Aula Kantor Balaikota Makassar, Kamis (28/10/2021). 
Suasana rakor penanganan pencari suaka dan pengungsi yang digelar Kemenkumham Sulsel kerjasama Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan Organisasi Internasional terkait Penanganan Pengungsi dan Pencari Suaka di Indonesia di Aula Kantor Balaikota Makassar, Kamis (28/10/2021).  (Kemenkumham Sulsel)

Menurutnya, pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing yang berstatus pencari suaka (asylum seeker) dan pengungsi (refugee) di Makassar perlu ditingkatkan dalam rangka meminimalisir potensi kerawanan  atas keberadaan mereka. 

“Melalui rakor ini diharapkan ada  peningkatan  koordinasi, kerjasama dan sinergitas dalam satuan tugas penanganan pengungsi dari luar negeri di Makassar,“ kata Harun via rilis yang diterima tribun-timur.com.

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi ketika membuka acara mengapresiasi rakor ini dengan harapan tercipta kesatuan pandang, menjadi solusi, meningkatkan sinergi serta melakukan langkah konkrit bagi penanganan pengungsi dan pencari suaka di Makassar. 

Direktur Kerjasama Keimigrasian yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Kerjasama Keimigrasian dengan Organisasi Internasional, Ferry Herling Ishak Sioth mengatakan hingga Agustus 2021, jumlah pencari suaka dan pengungsi dari luar negeri di Indonesia saat ini berjumlah 13.343 orang.

Yang masih difasilitasi IOM sebanyak 7.483 orang pengungsi

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved