Breaking News:

Tribun Luwu Timur

439 Kasus Rabies di Luwu Timur Per Oktober 2021

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin mengatakan penyakit rabies merupakan penyakit yang dapat menyebkan kematian.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/ivan ismar
Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin   

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Kesehatan Luwu Timur mencatat jumlah kasus rabies per Oktober 2021 mencapai 439 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin mengatakan penyakit rabies merupakan penyakit yang dapat menyebkan kematian.

Penyakit ini bersifat akut dan dapat menular dengan cepat melalui gigitan hewan.

Ditambahkan, tingginya kasus gigitan anjing, dinas kesehatan telah memiliki Rabies Center di Tomoni Timur.

Beradasarkan data, gigitan hewan peliharaan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Sebagai contoh, pada tahun 2014 sebanyak 407 kasus, kemudian di tahun 2020 sebanyak 692 kasus.

Sedangkan untuk data 2021, ditemukan 439 kasus gigitan anjing.

"Ini data September sampai pada Oktober sebanyak 439 kasus gigitan anjing" kata Rosmini kepada TribunLutim.com via WhatsApp, Rabu (27/10/2021) sore.

"Kita berharap di Desember tidak kita dapatkan lagi kasus gigitan, atau paling tidak drafnya menurun," kata Rosmini.

Ia mengatakan wilayah yang banyak ditemukan kasus rabies atau gigitan anjing paling banyak dari Kecamatan Tomoni Timur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved