Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wajo

Kecamatan Tanasitolo Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten Wajo

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Kabupaten Wajo resmi ditutup, Minggu (24/10/2021).

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Bupati Wajo, Amran Mahmud, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXXIII tingkat Kabupaten Wajo, Minggu (24/10/2021) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Kabupaten Wajo resmi ditutup, Minggu (24/10/2021).

Acara ditutup oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

Kegiatan itu berlangsung selama 5 hari sejak Selasa (19/10/2021).

Sementara jumlah peserta sebanyak 382 orang yang tampil di 23 cabang lomba.

Kecamatan Tanasitolo keluar sebagai juara umum atau peringkat pertama.

Lalu, peringkat dua ditempati Kecamatan Majauleng dan peringkat tiga ditempati Kecamatan Belawa.

Bupati Wajo, Amran Mahmud meminta kepada pemenang untuk tidak cepat puas diri.

"Karena mempertahankan prestasi itu sungguh jauh sangatlah sulit," katanya. 

Begitu juga kepada kafilah yang namanya belum sempat disebutkan dalam keputusan dewan hakim untuk tidak berdiam diri atau terpuruk, tetaplah terus berlatih.

"Bagi saya, semua peserta baik yang menang maupun yang belum mendapatkan status juara sesungguhnya kalian adalah para pejuang Alquran, orang-orang yang mendapatkan tempat terbaik di akhirat kelak," katanya.

Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Wajo itu menginstruksikan kepada kepada kabag kesra, untuk melakukan persiapan pelatihan bagi kafilah yang akan mewakili Kabupaten Wajo.

Hal ini bertujuan sebagai perjuangan mendapatkan kembali predikat terbaik dan masuk dalam tiga besar MTQ Tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Bone pada 2022 mendatang.

"Kita perlu persiapkan dengan baik kafilah dari sekarang untuk ajang MTQ provinsi tahun depan," ujarnya.

Sebisa mungkin, peserta yang nilainya tidak memenuhi standar, meskipun dia juara pada ajang ini, agar tidak diikutkan dalam ajang MTQ Tingkat provinsi.

Mengingat ajang MTQ ini juga merupakan ajang prestise dimana mimbar lomba mempertaruhkan nama besar kabupaten.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved