Tribun Makassar
Tawuran di Jl Sabutung Baru Makassar, Rumah Warga Nyaris Terbakar
Tawuran atar warga ini melibatkan, kelompok warga Cambayya dan warga Kokoa di Jl Sabutung Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tawuran atau perang kelompok warga terjadi di Jl Sabutung Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Jumat (22/10/2021) malam.
Melibatkan, kelompok warga Cambayya dan warga Kokoa.
Keduanya terlibat saling serang menggunakan batu dan anak panah.
Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Angngaru yang tiba di lokasi, pun melakukan pembubaran.
Pembubaran dilakukan dengan menembakkan gas air mata ka arah dua kubu yang bertikai.
Kedua kubu pun kocar-kacir melarikan diri setelah melihat polisi hendak melakukan penyisiran.
Selain anak panah dan batu, pelaku tawuran juga terlibat saling lempar bom molotov.
Terbukti dari banyaknya seripahan pecahan botol yang berserakan di jalan.
Warga yang dihampiri mengatakan, salah satu rumah warga bahkan nyaris terbakar akibat terkena lempara molotv.
"Ini di depan hampir terbakar kena lemparan," kata seorang warga Daeng Appa sambil menunjuk salah satu rumah.
Perang kelompok itu, lanjut Daeng Appa, sudah terjadi sejak empat hari terakhir.
"Kemarin dari jam dua sampai jam enam. Tadi habis (salat) Jumat baku hantam lagi sampai asar, ini malam mulai jam sembilan," ujar seorang warga, Daeng Appa.
Sementara itu, Padal BKO Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Gushar mengatakan perang kelompok itu, dipicu persoalan sepeleh.
"Kronologinya hanya persoalan sepeleh, mungkin terjadi ketersinggungan sampai terjadi perang kelompok," kata Ipda Gushar tanpa menyebut rinci persoalan itu.
Pihaknya mengaku, mengamankan puluhan anak panah yang berserakan di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/padal-bko-polres-pelabuhan-makassar-ipda-gushar-23102021.jpg)