Tribun Bisnis
Realisasi TKDN PLN di Proyek Kelistrikan Capai Rp 35,32 Triliun
Untuk pekerjaan transmisi dan gardu induk sudah sepenuhnya dilaksanakan Perusahaan dalam negeri.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
"Sementara dalam pekerjaan infrastruktur pembangkit, tantangan masih cukup besar dan baru sebagian pekerjaan yang dapat dilaksanakan oleh Perusahaan dalam negeri," tuturnya.
Agung menjelaskan, PLN dari tahun 2018 terus meningkatkan nilai TKDN.
Langkah untuk mendorong perekonomian lokal dan meningkatkan efisiensi.
"Kami terus berupaya untuk meningkatkan TKDN untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri," ucapnya.
"Kami mentargetkan PLN bisa mencapai nilai TKDN sampai 60 persen di 2025 mendatang," sambungnya.
Beberapa langkah dilakukan PLN untuk mencapai target ini.
Pertama, sinergi baik antara sesama BUMN dan pemerintah.
Kemudian, kolaborasi dengan industri lokal.
Serta perencanaan matang dan melibatkan semua pihak.
"Kami melibatkan seluruh stakeholder dalam bersinergi meningkatkan TKDN ini. Mulai dari sesama BUMN, Surveyor, Industri manufaktur, Perbankan, Asosiasi dan swasta nasional serta BPPT," bebernya.
Langkah transformasi digital PLN juga diterapkan pada e-procurement.
PLN juga sedang menyiapkan digital dashboard yang memuat e-TKDN PLN.
Ia menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas untuk mendorong perekonomian nasional, PLN berkomitmen menggunakan produk-produk dalam negeri.
Termasuk melibatkan industri domestik dalam setiap proses bisnis yang dijalankan.
“PLN berharap dapat membantu industri dalam negeri untuk terus bertahan untuk menggerakkan kembali perekonomian nasional terutama dalam masa pandemi Covid-19," tuturnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pln-terus-meningkatkan-pemakaian-produk-dalam-negeri-di-berbagai-proyek.jpg)