Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Pelanggan di Baruga dan Wewangriu Keluhkan Distribusi Air PDAM Luwu Timur

Pelanggan di Desa Wewangriu dan Baruga, Kecamatan Malili mengeluhkan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Luwu Timur.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
Ivan
sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan jaringan distribusi air PDAM di Kecamatan Malili. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pelanggan di Desa Wewangriu dan Baruga, Kecamatan Malili mengeluhkan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Luwu Timur.

Warga Baruga, Awal mengatakan krisis air dirasakan pelanggan mulai Januari 2021.

"Air mati kalau jam 8 pagi. Mengalir lagi kalau jam 1 siang sampai malam,"

"Pagi mati mi lagi," keluh Awal kepada TribunLutim.com, Jumat (22/10/2021) malam.

Ia berharap, PDAM Luwu Timur memperbaiki distribusi air ke pelanggan.

"Karena seumur-umur baru kali ini terjadi," imbuh Awal.

Pelanggan yang tinggal di perumahan nelayan di Desa Wewangriu pun merasakan keluhan yang sama.

Bahkan lebih parah karena debit air yang sampai ke rumah sangat sedikit.

Warga perumahan nelayan, Makmur mengatakan kadang terpaksa menampung air hujan.

"Iya, karena air yang mengalir sedikit sekali. Kadang juga kencang," katanya.

Ia mengeluhkan air PDAM yang mengalir saat malam.

"Kalau pagi, siang kami kesulitan. Makanya tampung air hujan," keluh dia.

PDAM Lutim beroperasi mulai 2007.

Sumber air baku PDAM Luwu Timur dari beberapa tempat.

Untuk Kecamatan Malili sumber airnya dari Sungai Lawape dan Karebbe.

Kecamatan Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur dan Wotu dari Sungai Uwelanti.

Sementara untuk Kecamatan Burau dari Sungai Mamotong.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved